-->

Rabu, 15 April 2020

Karyawannya Meninggal di Lokasi Kerja, Ini Jawaban HRD PT. CBA Chemical Industry



SERANG (STC) - Kabar duka datang dari perusahaan agrokimia di kecamatan Jawilan, PT CBA Chemical Industry. Salah seorang karyawannya meninggal dunia saat ia sedang bekerja, Selasa 14 April 2020.

Human Resources Development (HRD) atau Personalia PT. CBA Chemical Industry membenarkan, bahwa karyawannya pada Selasa malam ada yang meninggal dunia dilokasi perusahaan.

"Ketika kejadian meninggalnya disini dilokasi kerjanya, diketahui pertama kali oleh satpam perusahaan sekitar pukul 8 malam setelah pihak keluarga mendatangi perusahaan menanyakan almarhum yang tak kunjung pulang, seharusnya almarhum pulang kerja pukul 4 sore, saya pun turut mengantarkan alamarhum kerumah duka," terangnya.

Pihaknya menjamin bahwa alamrhum akan mendapatkan hak-haknya.

"Beliau kerja dibagian umum, istilahnya tukang sapu-sapu untuk kebersihan taman, Kami memastikan Almarhum akan mendapatkan hak-hak nya akan kita urus BPJS nya," tambahnya.

Kapus Jawilan Imas (Istimewa)

Terkait kabar bahwa karyawannya meninggal akibat Virus Corona (Covid-19) pihak HRD membantah. Sebab menurutnya sejak merebaknya wabah virus corona perusahan secara aktif telah melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus tersebut.

"Tepatnya saya lupa namun pada bulan Maret kami sudah melakukan upaya pencegahan dengan menghimbau karyawannya untuk tidak mudik atau bepergian ke lokasi zona merah penyebaran virus corona. Karyawan diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, cek suhu tubuh di termo scan, serta memasuki bilik disinfektan, mobil yang masuk ke lokasi perusahaan pun kami semprot dengan cairan disinfektan," paparnya.

Ia menambahkan, bahwa perusahaanya turut membantu Pemda kabupaten Serang, Polsek, pemerintah Kecamatan dan Desa, serta Puskesmas dengan memberikan bantuan Alat Penyemprot Disinfektan.

Secara terpisah, kepala Puskesmas Jawilan Imas, membenarkan bahwa karyawan PT CBA Chemical Industry meninggal bukan karena Virus Corona.

"Saya hafal betul dan dekat dengan Almarhum. Sudah lama almarhum memiliki keluhan penyakit jantung, gejalanya beda loh dengan Corona kemudian Alamarhum tidak memiliki riwayat transmisi atau kontak dengan pasien corona," tegasnya.

Penulis: Oma Roma

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

4 Warga Desa Koper, Diduga Masuk Daftar OTG Covid-19

SERANG | Empat (4) Warga Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang diduga masuk daftar Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Hal itu dik...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa