Diminta Kejelasan Soal Penerimaan Kerja di Desa Lewilimus, Kades Karmawan: Kalo Mau Demo Itu Hak Warga

Dok. Kantor Desa Lewilimus, Kec. Cikande, Kab. Serang (stc, 31/3/2021)

SERANG | Warga Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang-Banten menyayangkan ke beradaan yayasan penyalur tenaga kerja yang berada di Desanya sendiri karna tidak bisa membantu warga setempat.


Keluhan warga tersebut di sampaikan melalui Ketua RW 03 berinisial (AT). Warga Kampung Sumur Hejo Desa Leuwilimus, merasa tidak ada kejelasan terkait keluhan warga yang di sampaikan ke Kepala Desa.


"Saya sudah sering sampaikan keluhan warga ke Pak lurah, tapi Pak lurah hanya menjawab, iya nanti dan insya Allah aja. Bahkan ketika saya sampaikan keluhan warga yang di keluhkan melalui saya, tidak ada penjelasan atau jawaban yang memuaskan dan saya berharap ada rapat di kantor Desa supaya saya bisa buka di forum dan bisa di selesaikan sama-sama, namun tidak pernah ada rapat di Kantor Desa," ujarnya kepada awak media, Rabu (31/3/2021)


"Dan saya juga dengar isu dari warga yang sudah sampai ke telinga saya bahwa warga akan melakukan demo kalau sampai belum ada kejelasan juga," imbuh AT.


Sementara kepala Desa Leuwilimus Karmawan menjelaskan dirinya sudah beruapaya maksimal agar warganya bisa masuk kerja melalui yayasan yang berlokasi di Desa Lewui Limus tersebut.


"Mohon ma'af pak kalau masalah tenaga kerja Desa sudah berupaya maksimal pak, Desa slalu meminta kepada perusahaan 50-50 Desa dengan perusahaan, tenaga kerja yang di berikan sama perusahaan ke Desa. Desa selalu di salurkan ke setiap Kampung dan Masyarakat yg masuk melalui Desa satupun tidak pernah pake uang," kata Karmawan, melalui pesan WhatsApp.


Kalaupun sekarang masyarakat masih banyak menganggur, lanjut Karmawan, pertama kuwota penerimaan dengan keinginan masyarakat masuk kerja tidak seimbang, karna penerimaan itu tidak pernah banyak.


Karmawan menegaskan kalau memang warga mau demo itu hak warga, yang jelas saya selaku kepala Desa selalu memberikan yang terbaik buat warga saya.


"Kalo warga mau demo itu hak warga pak, tapi Desa tidak melakukan kesalahan masalah tenaga kerja. Desa selalu menyalurkan ke setiap Kampung," tukasnya.


Kontributor: Asep_MZ

Editor: Tians Arsy

Post a Comment

0 Comments