Wanita Pemaki Petugas saat Diminta Putar Balik Akhirnya Minta Maaf

CILEGON | Polres Cilegon menggelar press release pemberitaan viral di media sosial terkait adanya pengemudi bersama penumpang yang memaki-maki petugas saat hendak menuju arah Anyer saat untuk diminta Memutar Balik beberapa hari terakhir.


Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan menyikapi tentang video viral pada hari Minggu (16/5/2021) sekitar pukul 10.30 bahwa di pos PAM JlS Ciwandan ada insiden.


Sigit mengungkapkan, bahwa Polres Cilegon melaksanakan operasi ketupat Maung 2021 secara terintegrasi artinya ada Kepolisian, TNI, Dishub, Kesehatan dan Damkar untuk melakukan operasi kemanusiaan dalam rangka mengendalikan covid-19 dalam rangka mengamankan kegiatan masyarakat.


Selainpemerintah mengeluarkan perintah untuk meniadakan mudik, lanjut Sigit, dalam operasi kemanusiaan kali ini juga ada instruksi Gubernur Banten tentang penutupan tempat wisata yang kemudian dilakukanlah penyekatan.


Tentunya, kata Sigit hal itu belakangan banyak kejadian - kejadian dinamis seperti di Ciwandan adanya pengemudi Vios seorang pria dan wanita pada saat dilakukan pemeriksaan melakukan tindakan dan mengeluarkan kata-kata yang secara norma kemasyarakatan menurut para netizen tidak tidak pantas.


"Untuk itu kami dari Polres Cilegon melaksanakan pengumpulan fakta dan data untuk menyusun rangkaian kejadian di JLS tersebut, sehingga kami meminta keterangan kepada 4 orang petugas termasuk pengemudi dan seorang wanita yang setelah diperiksa adalah istri seorang pengemudi tersebut," kata AKBP Sigit.


Pihaknya mendapatkan keterangan bahwa suami-istri ini tinggal di Serang akan berangkat ke kecamatan Carita kabupaten Pandeglang.


"Dalam kejadian ini yang bersangkutan telah menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada petugas dan membuat Surat pernyataan," tukasnya.


Sementara, Gustuti Rohmawati, wanita yang viral karena memarahi petugas menyampaikan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya, kepada petugas Dishub dan petugas Dinas kesehatan, Polres Cilegon yang berjaga pada pos penyekatan Cilegon menuju Anyer.


"Khususnya, kepada pihak kepolisian dan seluruh masyarakat indonesia, saya minta maaf atas sikap dan perilaku saya," ucapnya.


(*)

Post a Comment

0 Comments