Banyak Potongan PHO di DPKTB, Aktivis Serang Timur: Itu Kegagalan Pembangunan dan Korupsi Nyata

Ansori S
Jumat, Januari 06, 2023 | 10:58 WIB Last Updated 2023-01-06T03:58:31Z
Foto: Gedung baru Kantor Kecamatan Kragilan (stc) 

SERANG | Adanya dugaan temuan pekerjaan Asban (asal bangun-red) pada program pembangunan tahun 2022 oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKTB) Kabupaten Serang mendapatkan kritik dari Aktivis Serang Timur. 


Aktivis Serang Timur Roy menduga, DPKTB Kabupaten Serang tidak mengedepankan kualitas pembangunan yang baik. Menurutnya statment Kabid Tata Bangunan di DPKTB Kabupaten Serang Toni Kristiawan soal banyak potongan adalah kegagalan dalam rencana pembangunan. 


"Saya heran dengan statment Kabid dan Kadis DPKTB Kabupaten Serang dengan nada kompak bahwa PHO banyak potongan. Artinya jelas pekerjaan tersebut amburadul dan tidak sesuai RAB," kata Roy, Jum'at (6/1/2022). 


Meskipun bicara masih dalam perawatan dan tanggungjawab penyedia, PHO yang dilakukan DPKTB Kabupaten Serang terhadap pekerjaan yang tidak baik sama dengan seperti membeli kucing dalam karung. 


"Keyakinan kami jelas, DPKTB Kabupaten Serang diduga gagal dalam melaksanakan amanah menggunakan anggaran rakyat. Jika pembangunan yang penting asal jadi dan kejar cuma target, ini jelas penghianat terhadap masyarakat Kabupaten Serang," tandasnya. 


Roy juga mempertanyakan kinerja DPKTB Kabupaten Serang dalam pengawasan di semua program pembangunan. Sebab kata dia, jika kontrol dari Dinas benar-benar dilakukan dengan baik serta tegas terhadap para pelaksana, maka tidak mungkin banyaknya potongan saat PHO. 


"Ya jika banyak potongan, artinya pekerjaan jauh dari harapan masyarakat, karena tidak sesuai harga. Istilahnya kita pesan jeruk yang bagus dan yang kirim jeruk setengah busuk," tegasnya. 


Dirinya juga mempertanyakan soal bangunan Gedung Kantor Kecamatan Kragilan yang masih banyak temuan kecurangan dari pihak kontraktor. Yang mana, menurut Roy, bahwa dinding tembok Gedung banyak yang kopong, dan seperti dinding panjat tebing banyak tonjolan. 


Belum lagi, lanjutnya, soal pembangunan RTH di kawasan Puspemkab, dugaan adanya pemakaian tanah Disposal yang belum tersentuh APH dan bahkan sampai saat ini pekerjaan belum rampung (di Adendum-red). 


"Kasat mata jelas terlihat, bahwa fisik Gedung Kantor Kecamatan Kragilan tidak sesuai harapan. Jadi potongan dari nilai pembayaran yang dikemukakan pihak DPKTB Kabupaten Serang jelas kegagalan dalam pembangunan," tukasnya. 


"Saya harapkan hal ini menjadi atensi semua pihak terutama pihak berwenang, mengingat kegagalan dalam setiap pembangunan adalah korupsi nyata," tutupnya. 


Editor: Ansori S

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Banyak Potongan PHO di DPKTB, Aktivis Serang Timur: Itu Kegagalan Pembangunan dan Korupsi Nyata

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan