![]() |
| Dok. Istimewa |
Tausiyah disampaikan langsung oleh Pendiri Majelis Dzikir As-Sohibulkiah, KH. Muhammad Abdul Roufurrokhim, dengan tema utama tentang keutamaan dzikir dan ajakan meneladani Akhlaqul Karimah Kanjeng Nabi Muhammad SAW
Dalam tausiyahnya, KH. Roufurrokhim menerangkan bahwa dzikir bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan pengingat hati agar selalu terhubung kepada Allah SWT.
Menurutnya, hati yang senantiasa berdzikir akan melahirkan akhlak yang lembut, jujur, dan penyayang, sebagaimana akhlak Rasulullah.
"Dzikir itu untuk membersihkan hati. Kalau hati bersih, maka akhlak kita akan mengikuti akhlak Kanjeng Nabi," tuturnya di hadapan jamaah.
Beliau juga menjelaskan teladan agung Nabi Muhammad SAW yang wajib ditiru, yakni Shiddiq (jujur), Amanah (dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebaikan), dan Fathonah (bijaksana).
Dalam keseharian, Nabi dikenal sangat tawadhu, pemaaf meski dihina dan dilempari, sangat menyayangi anak yatim dan janda, dermawan, serta menjaga lisan dan kesabaran.
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 21 bahwa pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik.
Suasana pengajian semakin hidup saat pentausiyah melontarkan pertanyaan: "Apa yang disuruh Nabi, tapi Nabi sendiri tidak mengerjakannya?"
Setelah beberapa menit hening, salah satu jamaah berhasil menjawab dengan jawaban (Bilal), pertanyaan tersebut. KH. Roufurrokhim pun mengapresiasi dan menjelaskan hikmah di balik pertanyaan itu sebagai pelajaran tentang keikhlasan dalam berdakwah.
Tak hanya ilmu, keberkahan juga dirasakan jamaah secara langsung. Pendiri majelis membagikan shodaqoh kepada anak yatim piatu, janda, serta seluruh jamaah yang hadir.
Kabar paling menggembirakan, pada pengajian rutin setiap hari minggu majelis taklim nurul jabar akan memberangkatkan 2 jama'ah yang beruntung untuk ibadah umroh ke Tanah Suci Mekah secara gratis.
Pemilihan akan dilakukan dengan sistem pengocokan nama pada 12 minggu kedepan.
Kegiatan inipun diharapkan menjadi wasilah untuk semakin mendekatkan jama'ah kepada Allah dan meneladani akhlak mulia Baginda Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar