![]() |
| Dok. Dzikir bersama di Majelis Dzikir As-Sohibulkiah |
Acara diawali dengan pembacaan Bismillah, dilanjutkan Tilawatil Qur'an oleh KH. Samsuri dari Ragas Purwodadi.
Tausiyah utama disampaikan oleh Pendiri Majelis Dzikir As-Sohibulkiah, KH. Muhammad Abdul Roufurrokhim.
Dalam Tausiyahnya beliau menegaskan kepada seluruh jamaah untuk tidak pernah meninggalkan sholat dalam keadaan apapun.
"Sholat itu perintah langsung dari Allah SWT kepada Rasulullah, jangan tinggalkan sholat dalam keadaan apapun. Sholat adalah tiang agama, dasar diterimanya semua amal. Kalau sholatnya baik, maka amal lainnya akan ikut baik," tegas KH. Muhammad Abdul Roufurrokhim.
Menurutnya, ibadah harus dilandasi dengan ilmu. Tanpa ilmu, ibadah menjadi hampa. Ilmu menjadi penentu apakah ibadah, baik sholat, puasa, zakat, dan ngaji diterima oleh Allah SWT.
"Ibadah itu harus dengan ilmu. Bersihkan hati, luruskan niat, baru jalankan sholat. Jangan sampai kita beribadah tapi tidak tahu ilmunya," tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin bersama, dzikir lailahailallah 1000 kali secara berjamaah, dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Ntus.
Acara diakhiri dengan pembagian sedekah kepada anak yatim, para janda, serta jamaah yang hadir sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian.
Jamaah berharap kegiatan rutin ini terus istiqomah menjadi sarana memperkuat iman dan menjaga silaturahmi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar