-->

Selasa, 03 Desember 2019

DPP Perank Indonesia Kecam Komisi III Untuk Bubarkan BNN



BANTEN (STC) - Soal wacana Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia yang ingin membubarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) menuai banyak penolakan baik dari masyarakat maupun lembaga mitra seperti Dewan Pimpinana Pusat Perkumpulan Anti Narkotika (DPP Perank) Indonesia angkat bicara.

Ketua umum DPP Perank Indonesia Tubagus Usman mengatakan dengan tegas dirinya menolak wacana tersebut, dengan di bubarkan BNN ini bukan hanya pelemaham akan tetapi sudah merusak sistem yang ada.

"Seharusnya komisi III memeberikan masukan terkait tugas dan fungsi nya, jika memang ada yang harus diperbaiki, sebagai bagian dari evaluasi kepada mitra kerja. Karna dengan adanya BNN sudah banyak peredaran narkoba yang berhasil digagalkan, baik produksinya,  penyelundupan, bahkan peredaran nya seperti yang terjadi di Lapas Cilegon yang menyita 20 Kg sabu dan 31 ribu ekstasi dengan jariangan yang ada di dalam," jelasnya, kepada wartawan Selasa, 3 Desember 2019.

Kata Entus sapaan akrabnya BNN juga berhasil menggagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu di Kalimantan, pengungkapan Narkoba Terbesar di Babel, BNN Berhasil Amankan 32 kg Sabu Senilai Rp 48 Miliar dan belum lama ini menggerebek pabrik sumpit di Awilega, Kelurahan Gununggede, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

"Pasalnya pabrik itu bukan memproduksi sumpit, melainkan narkoba jenis pil PCC, dari penggerebekan itu, petugas gabungan berhasil mengamankan 2 juta butir Pil PCC siap edar, bahan baku, beserta alat pembuatan, coba bayangkan oleh komisi III (Masinton Pasaribu, red) jika barang narkoba tersebut jatuh kepada regenerasi cemerlang penerus bangsa, bisa hancur indonesia ini karna dahsyat nya  efek narkoba, karena korban narkoba itu tidak bisa di sembuhkan sampai kapanpun sulit untuk di sembuhkan," ujar Tubagus

Selain itu, BNN juga mampu menekan jumlah pengguna dengan program rehabilitasi, ini sudah jelas bagaimana kinerjanya. Menurut Masinton Komisi III BNN kuran dalam bekerja, kalau kurang bekerja tinggal evaluasi dan berikan anggaran, bukan di bubarkan.

(Red).

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Pansel Terbuka JPT Pratama Kota Cilegon Diduga Bermasalah

CILEGON | Hasil pengumuman seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, diduga ber...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa