-->

Kamis, 09 Januari 2020

Menghadapi Musim Hujan dan Cuaca Extrim, Muspika Kecamatan Tirtayasa Lakukan Pembersihan Irigasi

SERANG (STC) - Memasuki Tahun baru Januari 2020 dan menghadapi musin penghujan serta cuaca extrim, ada hal yang berbeda yang di lakukan oleh Muspika kecamatan tirtayasa. Dengan melibatkan unsur terkait dan melibatkan pasukan orange, bersama - sama melakukan pembersihan sampah di sepanjang aliran irigasi sepanjang 7 Km.

Camat Tirtayasa Sadik, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari awal Januari yang sebelumnya hanya dilakukan oleh jajaran Muspika Kecamatan Tirtayasa , yakni pihak Kecamatan, Polsek serta Koramil Kecamatan Tirtayasa.

"Sudah tiga hari ini, sejak tanggal 7 sampai tanggal 9 januri 2020. Kami di bantu oleh pasukan orange dari UPT Pekerjaan Umum (PU) Unit Kecamatan Pontang - Tirtayasa, untuk melakukan pembersihan lokasi sekunder sepanjang 7 Km, yang melintasi Desa Tirtayasa, Desa Sujung, Desa Kebon dan Susukan Kecamatan Tirtayasa Kebupaten Serang," kata Sadik, saat ditemui dikantornya, Kamis (09/01/2020).


Lanjut Sadik, kedepan pihaknya akan mengintruksikan kepada seluruh kepala Desa yang berada di wilayah Kecamatan Tirtayasa untuk menyiapkan tempat penampungan sampah sementara, dengan tujuan untuk mempermudah dalam menanggulanginya.

"Kami pihak Muspika akan berkodinasi dengan Pemerintah Daerah, untuk memberikan fasilitas dari mualai mobilisasi dan kontainer sampah yang tersimpan di tempat strategis untuk memudahkan proses pembuangan akhir," pungkasnya.

Dilokasi kegiatan, salah satu warga Desa Sujung Roni, dirinya sangat mengapresiasi apa yang di lakukan oleh berbagai unsur ini. Baik dari PU Kabupaten, Danramil, Kapolsek, dan juga masyarakat, tentunya hal ini yang di pelopori oleh pak Camat Sadik.


"Kami selaku warga sangat mendukung dan mengapresiasi yang setinggi tingginya, atas langkah kongrit terkait kebersihan sekunder irigasi yang ada di wilayah Kecamatan Tirtayasa. Seperti di Desa Tirtayasa, Sujung, Kebon dan Susukan demi kelancaran arus air yang mengalir, disamping itu juga demi bersihnya sekunder irigasi dari berbagai jenis sampah yang ada pada aliran sungai tersebut," ungkap Roni.

"Alhamdulilah saat ini sudah terlihat lancar dan bersih, tidak seperti sebelumnya ketika belum di bersihkan. Dan juga kegitan ini harus di dukung dengan kesadaran masyarakatnya, dengan tidak buang sampah di sepanjang sekunder irigasi, karena irigasi bukan tempat buang sampah," tukasnya.

#Suprani

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Diusianya yang ke-20, Banten Dirasa Belum Mampu Sejahterakan Masyatakat

SERANG | Tepat pada 4 Oktober 2020 Provinsi Banten mencapai usia 20 tahun yang memisahkan diri dari Jawa barat. Tentu tidak lain dan tidak ...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa