-->

Kamis, 25 Juni 2020

Kunjungi PT UCT, Menteri Kelautan : Smart Fising Dapat Memberikan Jaminan Bagi Nelayan



SERANG (STC) - Mentri Kelautan Edhy Prabowo melaksanakan kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Modern Cikande dalam rangka meninjau PT UCT (Unggul Cipta Tehnologi) yang memproduksi alat Smart Fising suatu teknologi alat tangkap, Perlindungan dan Keselamatan Nelayan.

Dalam konferensi Persnya Menteri Kelautan Edhy Prabowo, mengatakan, Smart Fising ini sangat membantu untuk para nelayan kita dalam melakukan aktivitasnya disaat melaut walau mengarungi laut lepas.

Menurut Edhy, dengan menggunakan Smart fising keadaanya dapat terpantau melalui CCTV Tower DKP/Sahbandar.

"Smart Fising dapat mendetiksi posisi keadaan ikan sehingga nelayan dapat menuju satu titik tempat berkumpulya ikan sehingga lebih mudah dalam melakukan penangkapan," kata Edhy, Kamis (25/6/2020).


Edhy menambahkan, dengan Smart Fising dapat memberikan jaminan keamanan yang pasti, bagaimana perolehan ikanya, bagaimana keamanan di lautm

"Untuk saat ini nelayan kami harapkan tidak kehilangan arah disaat di laut lepas, maka tehnologi ini dapat menjamin keamanan bagi keluarganya," tutup Edhy.

Sementara itu, Kasi Teknisi PT UCT Ji Ung Yun, menjelaskan, Smart Fising ini dapat menghemat dari beberapa kendala yang di alami para nelayan saat melakukan aktifitasnya.

Menurutnya, dengan menggunakan Smart Fising, nelayan tidak kehilangan arah dan langsung menuju ketempat ikan berada, karna Smart Fising dapat mendetiksi dimana ikan berkumpul, dan dapat menjamin keamanan nelayan kerena bisa melakukan komunikasi via pesan singkat melalui Smart Fising yang berada didarat.


"Smart Fising yang semula hanya dapat di pakai perahu nelayan yang berkuran 9 -10 pas dengan kemajuan sistem dan tehnologi sekarang dapat di gunakan perahu nelayan yang berukuran 7-9 pas, dengan harga kisaran sekitar 14 juta," jelasnya.

Ditambahkan oleh pihak PT UCT Rudi, dalam pemasarannya PT UCT, menggandeng Pemerintah dan dinas terkait, yang mana PT UCT telah membangun kemitraan dengan pemerintah, mengingat dengan kemampuan nelayan kita yang kurang mampuh untuk membeli.

"Yang Kami lakukan yakni membangun kerja sama dengan Pemerintah, supaya para nelayan dapat menikmati teknologi yang kami tawarkan," tukasnya.

#Suprani/Red

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Gelar Silaturahmi, Forum Ormas Bersatu Siap Bersinergi dengan Muspika Kecamatan Cisoka

TANGERANG | Dalam rangka mempererat hubungan antara ormas, beberapa ormas seperti BPPKB DPAC Cisoka, Pemuda Pancasila, LAPBAS, dan LMPI men...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa