Berkah Ramadhan, Universitas Tangerang Raya Gelar Santunan Anak yatim piatu dan Buka Puasa Bersama

 

TANGERANG | Universitas Tangerang Raya (Untara) menggelar buka bersama civitas academica, tenaga kependidikan, serta perwakilan anak-anak yatim piatu di sekitaran Kampus Untara, yang dilaksanakan di Aula Kampus Universitas Tangerang Raya (Untara), Rabu (28/4/2021). Dalam acara itu, panitia Kampus Untara juga memberikan bingkisan kepada 100 Anak Yatim Piatu.


Bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepedulian antar sesama, khususnya kepada masyarakat sekitar Kampus Universitas Tangerang Raya (Untara). Yang ada dilingkungan Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa - Kabupaten Tangerang.


"Melalui kegiatan ini kami belajar bagaimana caranya berbaur dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Meskipun tidak seberapa, mudah-mudahan hal ini bermanfaat dan berguna bagi adik-adik maupun ibu-ibu yang mendapatkan santunan ini," ungkapnya.


"Di Bulan Ramadan ini, kita harus bangun kebiasaan baik, salah satunya dengan mengajak anak-anak yatim piatu. Mudah-mudahan ini jadi hal baik untuk diteruskan di Ramadan berikutnya," ujar Rektor Universitas Tangerang Raya, Mardiyana kepada awak media.


Lebih lanjut Rektor menuturkan, kegiatan buka bersama ini tidak semata menjadi ajang silaturahmi antara civitas academica, tenaga kependidikan, dan anak yatim piatu, tetapi menjadi momentum untuk menjamin masa depan para anak yatim piatu. Untara sendiri, memiliki komitmen kuat untuk memikirkan keberlangsungan masa depan para anak yatim piatu.

Ditempat yang sama Wakil Rektor Universitas Tangerang Raya (Untara) Bobby Reza menambahkan, Salah satu wujud konkret yang dilakukan Untara adalah memberikan sejumlah bingkisan, Bentuk bingkisan yang diberikan berupa uang santunan, bahan-bahan pokok (Snack), buku, dan alat-alat tulis. 


"Terkait sebagai ajang silaturahmi, Wakil Rektor menegaskan Ramadan menjadi momentum penting untuk menguatkan tali silaturahmi. Meskipun saat ini silaturahmi bisa dilakukan melalui teknologi digital," ucapnya.


Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama menjelang azan Magrib antara guru besar dengan anak-anak yatim piatu. Dan Kultum disampaikan oleh Dekan Fakultas Febis Sri Sukartono, Acara juga diisi salat Magrib berjamaah kemudian selesai dengan khidmat.


Perlu diketahui, acara santunan anak yatim piatu dan buka puasa bersama selalu mengutamakan protokol kesehata dengan mengedepankan 5M :


1.Anak yatim piatu yang datang harus Mencuci tangan hingga bersih, menggunakan sabun dengan air mengalir yang sudah di siapkan di pintu utama.

2.Wajib Memakai Masker (Baik yang sehat atau sakit) agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

3.Menjaga Jarak, Seluruh peserta santunan anak yatim piatu yang hadir harus menjaga jarak minimal 1 meter, dan tidak boleh berdekatan.

4.Menjauhi Kerumunan atau tidak menimbulkan kerumunan, Karen semua sudah diatur oleh panitia agar menjaga jarak duduknya minimal 1 meter.

5.Dan, Mengurangi Mobilitas.


(Noy/Redaksi)

Post a Comment

0 Comments