Sejumlah Karyawan Nyatakan Tidak Ada Tindakan Kekerasan Verbal yang Dilakukan Oknum Supervisior PT. Lung Cheoang Brothers Industrial

Foto: Karyawan PT. Lung Cheong buat surat Pernyataan, tidak ada tindakan kekerasan verbal di Bagian Assembly (ist)

SERANG | Sebelumnya muncul dugaan tindakan kekerasan non fisik (kekerasan verbal-red) yang diduga dilakukan oleh onkum supervisior berinisial Mel di bagian assembly di PT. Lung Cheong Brorhers Industrial yang berada di wilayah Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang-Banten.


Namun demikian, hal itu dinyatakan sejumlah karyawan PT. Lung Cheong Brothers Industrial pada bagian assembly, yang di buat melalui surat pernyataan yang isinya jika dugaan tindakan kekerasan baik secara fisik maupun secara verbal tidak ada.


Dan beberapa karyawan yang sedang dalam kondisi hamil, dengan tegas membuat pernyataan jika dugaan tindakan verbal itu tidak ada dan kondisi di pekerjaan merasa nyaman serta baik-baik saja.


Berita sebelumnya:

https://www.serangtimur.co.id/2021/06/memaksa-lembur-oknum-supervisior-di-pt.html


"Kami menyatakan, kami adalah karyawan PT. Lung Cheong Brothers Industial yang saat ini sedang hamil yang bekerja di bagian assembly, selama ini kami bekerja di bagian tersebut, kami tidak pernah melihat maupun mengalami tindakan kekerasan baik secara fisik maupun verbal, oleh atasan kami, kami merasa nyaman bekerja di PT.Lung Cheong Brothers Industial," tulis pernyataan sejumlah karyawan yang diterima redaksi, Jum'at (11/6/2021).


Diketahui, dalam surat yang diterima redaksi serangtimur.co.id melalui pihak manajeman PT. Lung Cheong Brothers Industrial ada 5 orang karyawan yang membuat surat pernyataan itu, Tuti, Dede Marlina, Kanah, Siti Suirat dan Khotimah yang lansung ditandatangani serta dibubuhi materai tertanggal 11 Juni 2021.


(*/Red)




Post a Comment

0 Comments