Memaksa Lembur, Oknum Supervisior di PT. Lungcheong Diduga Lakukan Tindakan Kekerasan Verbal kepada Karyawan

SERANG | Seorang oknum Supervisior di PT. Lungcheong Brothers Industial berinisial Mel pada bagian Assembling diduga melakukan kekerasan secara verbal terhadap sejumlah karyawannya. Hal itu kerap dilakukannya lantaran sang oknum supervisior meminta agar karyawan mengikuti kerja lembur.


Seperti yang dikatakan salah satu karyawan pada bagian Assembling PT. Lungcheong Brothers Industrial, jika oknum yang kerap dipanggil Mel yang berpenampilah seperti laki-laki itu kerap marah-marah jika meminta karyawan untuk kerja lembur.


"Kalo nyuruh lembur, dia (mel) suka marah-marah dan berkata dengan ucapan dan nada kasar," kata salah satu karyawan yang enggan menyebutkan namanya ini kepada serangtimur.co.id, Rabu (9/6/2021).


Menurutnya, bukan hanya dirinya, banyak karyawan lain kerap diperlakukan seperti itu (dimarah-marahi-red) dengan nada kasar.


"Tidak hanya yang tidak hamil, karyawan yang sedang hamil juga jika diminta lembur dan tidak mau dia (mel) langsung marah-marah," jelasnya.


Sementara itu, HRD PT. Lungcheong Brothers Industrial Agus saat dihubungi via telpon selullar, mengatakan, kekerasan seperti apapun di lingkungan perusahaan (PT. Lungcheong-red) tidak dibenarkan.


"Itu tidak boleh, dan jika terbukti akan kita berikan teguran. Karena hal itu jelas nggak boleh, nanti kita akan telusuri dan jika terbukti akan kita beri peringatan," ucapnya, Kamis (10/6/2021).


Diketahui, kekerasan verbal adalah bentuk penyiksaan pada seseorang melalui kata-kata. Dan hal ini tentunya sangat tidak dibenarkan, baik secara aturan maupun hukum yang berlaku. Untuk itu diharapkan manageman PT. Lungcheong Brothers Industrial agar melakukan pembinaan terhadap oknum pekerja (supervisisor) yang kerap melakukan kekerasan terhadap karyawan.


(*/Ansori)

Post a Comment

0 Comments