Soal Adanya Pemberian Sejumlah Uang dari Pengusaha THM ke Oknum Wartawan, Mami The Star: Saya hanya Memberikan yang 'DIA' Minta

Dok. Ilustrasi (ist)

SERANG | Soal adanya dugaan penyuapan oleh pengusha THM The Star di sebuah Cafe Coffe Janji Jiwa, kepada oknum wartawan, di bantah oleh sang Mami jika itu permintaan sang oknum bukan suap.


"Ya bang kurang lebihnya saya minta maaf, karna saya cuma karyawan yang mengikuti...Abang tanya langsung dengan oknumnya yang sudah kami berikan saja bang..Karena tugas saya hanya memberikan saja apa yang di pinta saat itu di terima atau tidaknya itu saya tidak tau lagi bang," jelas sang Mami, kepada redaksi serangtimur.co.id, melalui pesan WhatsApp, Sabtu (5/6/2021).


Ia menegaskan, jika hal ini agar di klarifikasi kepada oknum tersebut, bahwa tidak ada penyuapan, cuma memberikan apa yang diminta.


"Saya hanya memberikan apa yang di pinta saat itu..bukan karena pribadi atau apapun..Saksipun saya banyak..penyerahan uang pun bukan saya yang ambil," jelas Mami yang diketahui bernama Yusa ini.


Diketahui, sebelumnya berdar informasi jika ada oknum yang meminta-minta kepada pihak THM The Star dan mengaku sebagai humas dari Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR). Namun demikian, hal itu dibantah keras oleh Ketua FJSR.


Berita Terkait:

https://www.serangtimur.co.id/2021/06/soal-dugaan-suap-thm-star-ke-oknum.html


"Saya tegaskan, tidak ada perintah dari Forum FJSR kepada seluruh anggota ataupun oknum yang mengaku sebagai Humas untuk meminta-minta bahkan menerima pemberian dalam bentuk apapun dari pengusaha THM The Star," tegas Ketua FJSR, Ansori, Sabtu (5/6/2021).


Ansori mengatakan, jika ada oknum yang bekerja sama bahkan berani membeckup THM, maka dia (oknum-red) bukan anggota FJSR. Karena lanjut Ansori, FJSR punya komitmen untuk berantas Tempat Hiburan Malam.


"Jadi jika ada yang mengatas namakan FJSR meminta-minta jatah, dia itu oknum. Dia bukan bagian dari keluarga besar FJSR," katanya.


Dan soal keberadaan THM di wilayah Kabupaten Serang, khususnya The Star, Ansori kembali menegaskan, FJRS berkomitmen tidak mendukung adanya THM, dan justru terus menyuarakan agar di tutup.


"Saya tegaskan, FJSR tidak mendukung adanya THM di wilayah Kabupaten Serang. Dan kami harapkan pihak berwenang instansi terkait segera menertibkan seluruh THM yang di Kabupaten Serang," tandasnya.


(*/Red)

Post a Comment

0 Comments