Soal Video Viral Pelajar Bawa Sajam di Pamarayan, Ini Penjelasan Polres Serang

Ansori S
Rabu, Oktober 19, 2022 | 09:38 WIB Last Updated 2022-10-19T09:41:04Z
Dok. Screenshot video sejumlah pelajar bawa Sajam di Bendungan Pamarayan (ist) 

SERANG | Kapolda Banten memerintahkan jajaranya secara tegas untuk tindak tegas berandalan jalanan. Terkait adanya video viral sejumlah pelajar yang membawa sajam di Medsos tersebut, Polres Serang langsung melakukan tindaklanjut.


Diketahui, sejumlah pelajar yang membawa sajam yang viral di medsos berjalan kaki di area Bendungan Baru Pamarayan, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. 


Pada hari Selasa (18/10) bertempat di kantor Bendungan Pamarayan, Kecamatan Cikeusal, Satreskrim bersama Satintelkam Polres Serang melakukan pengecekan CCTV terkait viralnya sekelompok remaja membawa senjata tajam tersebut. 


Dari hasil penyelidikan Polres Serang, tidak ditemukan adanya rekaman video sekelompok atau oknum pelajar membawa sajam di CCTV milik kantor Bendungan Pamarayan. 


Dan hasil, konfirmasi oleh pihak Polres Serang, mendapatkan keterangan dari petugas jaga Bendungan Pamarayan, bahwa CCTV milik kantor Bendungan Baru Pamarayan batas penyimpanan rekaman hanya 10 hari. 


"Hasil analisa, video tersebut kemungkinan terkait adanya sekelompok oknum pelajar yang membawa senjata tajam sudah lama atau sekitar 2 bulan yang lalu. Hal tersebut yang dilihat dari kondisi rumput yang terlihat gersang berwarna keemasan (gersang akibat kemarau) sedangkan pakta dilapangan dari beberapa minggu yang lalu berwarna hijau," tulis Humas Polres Serang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/10/2022). 


Tindaklanjut dari Satreskrim Polres Serang setelah mendalami dan melakukan penyelidikan dilapangan ahirnya Satreskrim Polres Serang berhasil mengamankan 5 orang pelajar yang diduga berada dalam video tersebut antara lain MS (16), RW (16), AP (14), IW (16), AA (14) dan barang bukti berupa 1 buah golok, 1 buah celurit, 1 buah parang dan 1 unit motor scoopy. 


Dari hasil pendalaman dan menurut kerangan RW bahwa video aksi oknum pelajar membawa sajam tersebut sudah terjadi 1 bulan yang lalu, yang mana tujuanya akan melakukan aksi tawuran dengan sekolah lain yang sebelumnya sudah direncanakan dengan kedua belah pihak dan akan bertemu di Bendungan pamarayan namun pada saat terjadi tawuran tidak menimbulkan korban karena dari sekolah lawanya melarikan diri


"Untuk para terduga pelaku yang berada dalam video, untuk saat ini masih diamankan di Polres Serang guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang Humas Polres Serang. 


[Rilis Humas Polres Serang]

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Soal Video Viral Pelajar Bawa Sajam di Pamarayan, Ini Penjelasan Polres Serang

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan