![]() |
| Dok. Diduga Gudang pengolahan kimia di Pasir Kembang Pamarayan |
Bahkan, warga merasa khawatir akan dampak penyakit akibat cairan kimia yang diduga di timbun dilokasi itu. Sebab selain ditimbun, digudang itu ada kegiatan pengadukan dua bahan cairan dalam satu wadah yang dilakukan pihak pengelola.
"Kalau lagi ngolah baunya sangat menyengat," kata salah satu warga yang berhasil dikonfirmasi serangtimur.co.id, Senin (21/9).
Awalnya, warga mengira, bagunan tesebut digunakan untuk kegiatan bengkel las. Namun curiga saat adanya kendaraan besar masuk ke gudang itu dan menurunkan barang cair yang berbau menyengat.
"Kami kira itu bengkel, ternyata itu tempat transit bahan cairan kimia," ujarnya.
Saat ditanya barang itu dari mana, warga menyatakan tidak tahu asalnya. Namun warga mengatakan barang dan tempat itu dikelola oleh AR.
Hasil konfirmasi dari beberapa warga sekitar, media mencoba mendatangi lokasi dan menggali informasi lebih detail. Dari bangunan yang menyerupai gudang itu terdapat tumpukan drum yang diduga berisi kimia sebagaimana yang dikatakan warga sekitar.
Namun dilokasi tidak ditemukan pemilik atau orang yang dapat dikonfirmasi perihal tumpukan drum besar yang ada di dalam gudang tersebut. AR yang disebut sebagai pemilik gudang itupun tidak dapat ditemui.
Informasi yang dikutip dari warga sekitar, kuat dugaan kegiatan usaha itu tanpa di lengkapi izin. Apalagi ada upaya kamuflase dari pengola, seakan-akan tempat itu merupakan sebuah bengkel, namun dilokasi didapati puluhan drum besar yang diduga berisi kimia.
Diharapkan APH dan pihak terkait melakukan pengecekan terhadap aktivitas gudang di Pasir Kembang Pamarayan, sebab pengolahan kimia tanpa proses yang benar dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
(*/Hanafi)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar