![]() |
| Dok. Klarifikasi Kapus Cisoka soal penanganan pasien meninggal dunia |
Saat itu pihak Puskesmas langsung melakukan pemeriksaan dan harus mengecek ke laboratorium. Dan setelah hasil cek keluar pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit.
Akan tetapi pada saat proses ayah dan ibu Nopi menolak untuk dirujuk inginnya dirawat di Puskesmas tapi pihak Puskesmas tidak bisa melakukan penanganan karena keterbatasan fasilitas.
"Nopi Haerani keadaannya sudah gawat dan harus di rujuk, akan tetapi keluarga pasien menolak," kata Kapus Cisoka, Senin (21/9).
"Bahkan, saat Nopi di Puskesmas, Dr. Ayu terus membujuk keluarganya untuk segera dirujuk sekira pukul 11 siang karena posisi pasien sudah semakin parah," tambah Drg Reta Rianti.
Pihaknya juga menegaskan bahwa saat menangani Nopi Haerani Puskesmas tidak lalai seperti apa yang diberitakan dimedia sosial. Pihak Puskesmas sudah berusaha semaksimal untuk bisa menangani Nopi.
"Saya tegaskan tidak ada kelalaian dalam penanganan terhadap almarhum Nopi Haerani. Kami sudah melakukan sebisa mungkin, dan secara medis kita tidak bisa meninggalkan SOP," tegasnya.
"Dan pada saat kita menangani pasien kegawatdaruratan seperti itu, SOP akan berjalan seiringan dalam waktu yang bersamaan. Kami tidak semata mata mengedepankan SOP, dan tindakan yang kami lakukan sudah terbungkus kedalam SOP itu," tutupnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar