![]() |
| Foto: Istimewa |
Perluasan ini menjadi bagian dari langkah Maxim untuk menghadirkan pilihan transportasi berbasis kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelumnya, layanan Car EV (Electric Vehicle) atau taksi dengan kendaraan listrik telah diluncurkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebagai tahap awal pengembangan kendaraan listrik dalam ekosistem Maxim.
Saat ini, lebih dari 4.000 mobil listrik telah terdaftar dalam sistem Maxim di seluruh Indonesia, dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah dan dikerahkan secara bertahap seiring dengan perluasan layanan ke berbagai kota, termasuk Serang dan Cilegon.
Perjalanan perdana layanan Car EV di Serang dilakukan menggunakan layanan Car EV Regular dengan rute dari PT PP Proyek RSUD Banten, Jalan Syekh Moh. Nawawi Albantani, Banjarsari, menuju Budidaya Bandeng Domas Saung Hijau, Jalan Domas, Domas, Pontang.
Perjalanan sejauh 28,86 kilometer tersebut menggunakan kendaraan listrik GAC Aion Y Plus berwarna putih. Kehadiran layanan ini memberikan alternatif bagi masyarakat Serang dan Cilegon untuk menikmati mobilitas menggunakan kendaraan listrik melalui aplikasi Maxim.
"Dengan hadirnya Car EV, masyarakat Serang dan Cilegon kini punya pilihan transportasi listrik untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari," ujar Samsul Nugroho, Head of Subdivision Maxim Serang," Rabu (23/9).
Kehadiran Car EV juga menawarkan sejumlah keunggulan bagi penumpang maupun mitra pengemudi. Kendaraan listrik memiliki kabin yang lebih tenang, minim getaran, serta tidak menghasilkan emisi gas buang saat digunakan.
Dari sisi operasional, kendaraan listrik juga dapat membantu menghemat biaya bahan bakar dan perawatan karena tidak memerlukan penggantian oli, belt, maupun busi seperti kendaraan konvensional.
Pengembangan layanan Car EV di Serang dan Cilegon juga menjadi bagian dari rencana Maxim untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik secara bertahap di Indonesia.
Sebelumnya, Jabodetabek dipilih sebagai area awal pengembangan karena karakteristik lalu lintas yang padat, suhu tinggi, dan kondisi kemacetan yang menjadi tantangan untuk menguji keandalan operasional kendaraan listrik.
Dari sisi tarif, terdapat penyesuaian antara layanan Car EV dan layanan mobil konvensional Maxim. Penyesuaian tersebut mempertimbangkan kondisi infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia yang masih terus berkembang. Meski demikian, pengguna tetap dapat menikmati manfaat kendaraan listrik selama perjalanan.
Layanan Car EV di aplikasi Maxim tersedia dalam dua pilihan, yaitu Regular dan Premium. Dengan hadirnya pilihan tersebut, masyarakat Serang dan Cilegon dapat memilih layanan kendaraan listrik sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka.
Bagi mitra pengemudi, layanan Car EV juga memberikan peluang melalui skema komisi aplikasi yang lebih rendah dan menguntungkan.
Maxim terus membuka kesempatan bagi mitra pengemudi baru untuk bergabung dan memberikan layanan kepada masyarakat melalui aplikasi Taxsee Driver yang tersedia di berbagai platform utama atau melalui situs https://id.taximaxim.com/id/driver/.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar