SERANG | Lantunan dzikir dan sholawat menggema khidmat di Majelis Dzikir As-Sohibulkiah, Kampung Ragas Ilir, Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, pada Kamis malam Jumat (24/09/2026).
Ratusan jamaah larut dalam munajat, memohon ampunan dan keberkahan di malam yang mulia.
Pendiri Majelis, KH. Muhammad Abdul Rouffurohim dalam tausiyahnya menegaskan puncak amal ibadah adalah dzikir.
"Puncak-puncaknya amal ibadah, puncak-puncaknya wiridan adalah dzikir. Afdholu dzikri Laa ilaaha illallah," ujar KH. Roufurohim.
Ia menjelaskan, kalimat Laa ilaaha illallah menjadi penegasan tiada Tuhan selain Allah, sekaligus benteng akidah umat Islam.
Kyai Roufurohim juga mengingatkan keutamaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
"Allah memerintahkan kepada seluruh ciptaan-Nya untuk bersholawat. Barangsiapa yang bersholawat, maka ia akan mendapat syafaat Kanjeng Nabi dan dijamin masuk surga," tuturnya.
Menurutnya, dzikir dan sholawat menjadi penyejuk hati, penarik rezeki, penyembuh sakit, serta penyelamat di dunia dan akhirat.
"Mudah-mudahan setiap malam Jumat ini membawa berkah dan pahala, dan dengan sholawat kita semua mendapat syafaat Rasulullah SAW dan masuk surga," doanya yang diamini jamaah.
Tak hanya diisi dzikir dan sholawat, pada kesempatan tersebut pendiri Majelis Dzikir As-Sohibulkiah KH. Muhammad Abdul Rouffurohim juga memberikan santunan kepada anak yatim, piatu, janda serta jamaah yang hadir.
Rutinitas malam Jumat ini menjadi oase spiritual dan perekat ukhuwah warga Ragas Masigit yang terus dijaga keistiqomahannya. (*/Tim)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar