Terkait Juriah, Keluarga Minta Keadilan dan Pertanggungjawaban Pihak Sponsor

serangtimur.co.id
Selasa, April 02, 2019 | 22:18 WIB Last Updated 2019-04-02T15:18:14Z


SERANG, SerangTimur.Co.Id - Juriah (29) Tenaga Kerja Indonesia yang beralamat di Kelurahan Hadimulyo Barat, RT 33 RW 08, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Propinsi Lampung, sudah 8 bulan bekerja di Abu Dhabi. Akan tetapi, kondisi dirinya saat ini, diduga telah dianiya dan mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi oleh pihak Agency.

Payumi, paman Juriah kepada serangtimur.co.id mengatakan bahwa pihak keluarga menginginkan kejelasan terkait status keponakannya yang sedang bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirate Arab (UEA).

"Sesuai pertanggung jawaban sponsor. Jangan sampai keponakan saya dilempar kesana dan kesini, karena pihak sponsor tidak ada yang mau tanggung jawab," katanya melalui via telpon selluler, Selasa malam (02/04/2019).

Masih kata Payumi, pihak keluarga dari Juriah meminta bantuan kepada saya agar bisa mengurus dan mencari solusi atas apa yang telah menimpa keponakan saya. Tolong uruskan permasalahan ini, karena Juriah menelpon kepada Kakak saya (orangtua Juriah-red) menjelaskan bahwa dirinya dianiya oleh pihak Agency.

"Harapan keluarga secepatnya dipulangkan, kalau tidak bisa pulang, minimal ada komunikasi antara Juriah dan keluarga. Agar pihak keluarga tidak khawatir dengan kondisinya," tambahnya.

Sementara itu, Jenud ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa bukan dirinya yang memberangkatkan Juriah kerja di Abu Dhabi, melainkan Ubed sponsornya. Dirinya hannyalah PL Desa yang mencari calon TKW dan di serahkan ke sponsor.

"Bukan saya, yang memberangkatkan itu Ubed. Kurang lebih Juriah sudah 8 bulan bekerja di Abu Dhabi," jelasnya kepada serangtimur.co.id.

Terkait keberangkatan, Jenud menerangkan proses awalnya adalah dirinya menerima Juriah dari Jumanah. Dimana Jumanah ini masih saudara dari Juriah. Setelah itu, barulah TKW dikasihkan ke Ubed, itupun di jalan Sidayu dikasihkannya.

"Dikarenakan saya tidak proses di rumah, jadi silahkan hubungi Ubed saja. Karena beliau yang telah memberangkatkan Juriah," jelasnya.

Jenud sudah menerangkan kepada pihak keluarga Juriah, kalau nanti ada permasalahan, langsung saja ke Ubed.

"Dari awal sudah saya bilang, kalau ada apa-apa mari kita temui Ubed, jangan kemana-mana dulu. Kalau Ubed tidak bisa mengurusnya, baru kita bertindak," terang Jenud.

Terpisah, Ubed ketika dikonfirmasi membenarkan keterlibatannya sekaligus membantah terkait posisi Jenud yang telah menyatakan dirinya itu sebagai PL (Pekerja Lapangan/Calo TKI). Akan tetapi, Jenud adalah rekan sponsor yang punya andil besar atas semua proses pemberangkatan TKI miliknya. Tentu menurut Ubed dianggap wajib ikut bertanggung jawab atas apapun yang menimpa TKI yang Jenud proses.

"Pasti saya akan bertanggung jawab atas kejadian ini pak, sebaliknya bagaimana pertanggung jawaban Jenud sendiri? Karena sebagai sponsor dia seakan lepas tangan dari permasalahan ini. Padahal posisi saya sebenarnya sama dengannya," tegas Ubed saat dikonfirmasi sembari menutup telpon selluler.

(Din/Den)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terkait Juriah, Keluarga Minta Keadilan dan Pertanggungjawaban Pihak Sponsor

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan