Akyar Kamil : Atas Nama PAS, Mengutuk Keras Aksi Percobaan Pembunuhan Terhadap Wartawan

serangtimur.co.id
Selasa, November 26, 2019 | 02:55 WIB Last Updated 2019-11-25T19:55:13Z


SERANGTIMUR.CO.ID, SERANG | Terkait kasus penganiayaan dan percobaaan pembunuhan terhadap wartawan, Akhyar Kamil selaku Ketua Persatuan Aceh Serantau (PAS) memberikan komentarnya kepada awak media melalui pesan WatshApp, Senin malam, 25 November 2019.

"Saya atas nama pribadi dan atas nama PAS, mengutuk keras tindakan arogansi dan tindakan main hakim sendiri kepada siapapun, dan siapapun pelakunya," tegasnya.

"Apalagi tindakan tersebut dilakukan kepada sahabat kami sebagai awak media. Tindakan main hakim sendiri tidak ada toleransi di lingkungan PAS. Dan saya memohon kepada semua pihak untuk menahan diri dalam menyikapi setiap permasalahan yang muncul, apa lagi persoalan tersebut sudah dilaporkan kepada pihak berwajib," jelas Akyar.

"Mari sama-sama kita percayakan penuh kepada pihak penegak hukum. Mudah-mudahan hukum bisa ditegakkan tanpa pandang bulu," imbuhnya.

"Mari kita dukung pihak Kepolisian, kita bantu bersama-sama agar kasus ini bisa segera terungkap kebenarannya dan segara tertangkap pelakunya, salam hormat Ketua PAS," tutup Akyar Kamil.

Sementara itu, Amroji selaku Kordinator Liputan Media Online Cula1.Id berharap kepada pihak Kepolisian, khususnya Polsek Balaraja agar lebih serius bertindak dengan melakukan upaya pengejaran dan segera menangkap tersangka secepatnya.

"Kami juga berharap dan meminta kerjasamanya kepada Ketua Persatuan Aceh Serantau (PAS), Bapak Akhyar Kamil, untuk membantu mencari informasi keberadaan tersangka berinisial M yang merupakan warga asal Aceh, agar secepatnya ditangkap. Apabila tersangka sudah ditangkap, kemungkinan semuanya bisa kondusif dan berjalan lancar," tegasnya.

(Redaksi)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Akyar Kamil : Atas Nama PAS, Mengutuk Keras Aksi Percobaan Pembunuhan Terhadap Wartawan

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan