Melalui Inovasi Desa, Jadikan Gesek Manis Bandeng Sebagai Ikan Olahan Kecamatan Kramatwatu



SERANG (STC), Program Inovasi Desa Kabupaten Serang melalui Tim Pelaksana Inovasi Desa, Kecamatan Kramatwatu Bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang mengadakan Pelatihan Kegiatan olahan pangan ikan gesek manis bandeng melalui Penyedia peningkatan kapasitas Teknis Desa (P2KTD) Tahun 2019.

Kegiatan ini mengusung tema 'pelatihan pengemasan dan pemasaran bandeng serta pengelolaan management Keuangan' baru-baru ini bertempat di Balai Desa Tonjong Kecamatan Kramatwatu.

Kegiatan ini di buka oleh Kasi Ekbang Kecamatan Kramatwatu Mamak Abror  dan turut di hadiri pula Kasi PMD Kecamatan kramatwatu Tati Sukmawati serta menghadirkan narasumber dari Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Rayi Sukma (Bali), Pelaku Usaha Sate bandeng produk Hj.maryam Kaujon yaitu Dea Rahmat, Hendra serta Abdullah Khadi atau biasa di panggil Pak Cik dari konsultan akuntansi di beberapa BUMDES di Bali dan Konsultan Management ayam Alif Segar Malaysia.

Abror mengatakan, atas nama pemerintah Kecamatan Kramatwatu sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga motivasi yang di berikan Oleh para narasumber mampu menginspirasi pelaku usaha dan mengenalkan cara pengemasan sekaligus bagaimana memanaj  keuangan yang baik sehingga keuntungan yang di peroleh mampu terdeteksi dan manfaatnya dapat terasa oleh masyarakat .

Selanjutnya, Kegiatan ini di ikuti 30 peserta pelaku usaha, berbagai jenis olahan makanan yaitu berbahan dasar ikan bandeng yang dapat di kembangkan usahanya, diantaranya :

Pecak bandeng
Gesek manis bandeng
Sate bandeng
Bandeng tanpa duri, dll.

kegiatan ini mengajak masyarakat untuk memperkenalkan tatacara pengemasan suatu produk, dengan upaya meletakan sesuatu di dalam suatu wadah /memberikan pelindung bagi suatu produk. Manfaatnya, yaitu mempertahankan mutu, memperpanjang masa simpan, mempermudah penyimpanan dan pemasaran/transportasi, menambah daya tarik bagi konsumen dengan cara memberi informasi dan sarana promosi selanjutnya strategi pemasaran, dan mempelajari program laporan keuangan.

Sementara itu ketua penyelenggara Tajudin Mamak sekaligus selaku Ketua TPID Kecamatan Kramatwatu  mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan guna memanfaatkan potensi dan  meningkatkan ekonomi lokal Desa.

"Kalo dulu pengolahan dan pengemasan bandeng secara manual. Diharapkan setelah pelatihan ini peserta lebih faham bahwa pengemasan dan pemasaran dengan cara modern sehingga mampu meningkatkan harga penjualan dan akan menambah penghasilan keuangan," kata Tajudin.

Selanjutnya Tajudin menambahkan, saat ini juga peserta dilatih pengelolaan management keuangan guna tertib administrasi keuangan sehingga mempermudah mengontrol keuangan lewat sistem aplikasi sederhana.

(Red)

Posting Komentar

0 Komentar