-->

Kamis, 30 Januari 2020

Kangkangi Undang-Undang, PT. Vita Prodana Mandiri di Geruduk DPC FSB Garteks KSBSI Kabupaten Serang



SERANG (STC) - Tuntutan buruh dari PK FSB Garteks KSBSI PT. Vita Prodana Mandiri kepada perusahaan PT Vita Prodana Mandiri yang tidak sesuai Undang Undang yang berlaku, solidaritas dari DPC FSB Garteks KSBSI Kabupaten Serang melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang PT. Vita Prodana Mandiri, Rabu (29/01/2020).

Ketua DPC FSB Garteks KSBSI Kabupaten Serang Faizal Rakhman, mengatakan, ada 6 poin yang menjadi tuntutan dari buruh yang tergabung dalam anggota PK FSB Garteks KSBSI PT. Vita Prodana Mandiri.

"6 poin yang menjadi tuntutan kami kepada manajemen PT Vita Prodana Mandiri. Mengacu pada ketentuan perundangan undangan yang berlaku, misalnya UU No 13 Tahun 2018 Tentang Ketenagakerjaan, UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB), dan SK Gubernur Provinsi Banten tentang upah tahun 2020," ungkap Faizal.

Demikian, tuntutan yang disampaikan, yaitu:

1) Pihak perusahaan PT Vita Prodana Mandiri segera menjalankan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral (UMSK) Kabupaten Serang sesuai surat keputusan SK Gubernur Provinsi Banten.


>Upah Minimum Kabupaten (UMK) nomor 561/ Kep. 320- Huk/2019 tentang penetapan Upah Minimum Kabupaten/ Kota tahun 2020.

>Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) nomor 561/Kep. 349- Huk/2019 tentang penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten Serang tahun 2020.

2) Mengikutsertakan karyawan PT Vita Prodana Mandiri dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

3) Stop Union busting (pemberangusan serikat pekerja/ buruh) yang dilakukan PT Vita prodana Mandiri.

4) Pekerjakan kembali pengurus dan anggota PK FSB Garteks KSBSI PT Vita prodana Mandiri.

5) Pihak perusahaan PT Vita Prodana Mandiri memberikan kebebasan berserikat untuk menjalankan aktifitas roda organisasi baik di dalam ataupun di luar perusahaan.

6) Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT/ kontrak) menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT/tetap).

#Rls 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Bawaslu: Tidak Ada Intimidasi dalam Penertiban APK dan Pengancaman Oleh Panwascam

SERANG | Menanggapi informasi yang beredar baik dari media sosial maupun media online terkait dengan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) ...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa