Berapa Jumlah Bhabinkamtibmas Polwan di Indonesia?

Polwan (Foto Istimewa)


SERANG - Polwan Indonesia lahir pada 1 September 1948 dan berasal dari Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, pada saat itu Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi agresi militer Belanda II. Yang saat itu banyak pengungsi perempuan dan anak-anak yang meninggalkan rumah untuk menjauhi titik peperangan.

Untuk menghindari penyusup, setiap pengungsi yang masuk ke wilayah yang dikuasai Republik saat itu harus melalui pemeriksaan polisi. Meski begitu banyak pengungsi perempuan yang merasa tidak nyaman akan hal itu, apalagi jika mereka harus di geledah dan di periksa secara fisik oleh polisi laki-laki.

Jadi untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah Indonesia kala itu menunjuk Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukittinggi untuk membuka Pendidikan Inspektur Polisi bagi kaum wanita.

Dari situ, terpilih 6 perempuan berdarah Minang yang menjadi Kolonel Polisi Wanita pertama di Indonesia. Mereka adalah Mariana Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukotjo, Djasmaniar Husein dan Rosnalia Taher.

Sejak itulah, Polisi Wanita (Polwan) ada di Indonesia hingga saat ini, tepat 1 September 2019 usia Polisi Wanita Indonesia sudah yang ke 71 tahun. Artinya sudah bukan 6 orang Polwan di Indonesia namun sudah ribuan anggota Polwan.

Diera seperti saat ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dihadapkan oleh berbagai persoalan yang ditengah - tengah masyarakat. Bukan hanya soal bagaimana anggota Polri menjalankan tugas, melayani, melindungi dan mengayomi, Polri di tuntut untuk profesional dalam setiap melaksanakan tugas dilapangan.

Polri juga di tuntut untuk selalu hadir di tengah - tengah masyarakat, Polri di tuntut untuk menjadi penyeimbang dan penyejuk bagi rakyat, seperti Negara hadir untuk rakyat.

Seperti program Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya) yang diluncurkan oleh Kapolri. Dari kata Profesional, kesimpulannya bahwa Polri bekerja secara Profesional, Modern, Polri bekerja berdasarkan zaman milenial, manajemen Kepolisian, Teknologi Kepolisian dan strategi Kepolisian dan Terpercaya, Polri terbuka dan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat.

Pertanyaan kali ini, saya hanya ingin menyampaikan apakah ada perbedaan antara Polki dan Polwan untuk saat ini, dalam semua pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat..?

Mungkin sederhana, kenapa Bhabinkamtibmas mayoritas dilaksanakan oleh anggota Polki, dan hampir tidak terdengar personel Bhabinkamtibmas dilaksanakan oleh seorang Polwan?

Sementara status Polki dan Polwan sama, yaitu anggota Polri. Baik soal kepangkatan, jabatan dan seragam yang dikenakan. Lalu ada berapa jumlah Bhabinkamtibmas Polwan saat ini di seluruh Indonesia, apakah sudah sebanding dengan jumlah Polwan yang ada?

Mungkin jarang terdengar, namun masyarakat juga perlu tahu, sebagaimana Polwan bisa langsung di hadapkan pada persoalan yang ada di tengah masyarakat, dalam upaya memberikan pelayanan, perlindungan serta pengayom terhadap masyarakat.

Bahkan, sampai saat ini, masyarakat hanya dapat menjumpai Polwan di jalan atau di Kantor Polisi, itupun hanya di tingkat Polres dan Polda, untuk di tingkat Polsek, hampir seluruh Indonesia jarang dijumpai.

Ada Bhabinkamtibmas di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Bripka Mariyati Jonggi anggota Polres Metro Jakarta Utara yang ditugaskan di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Mungkin ini dapat menjadi referensi, dimana Desa/Kelurahan yang di pimpin oleh pemimpin perempuan, maka dapat tempatkan Bhabinkamtibmas seorang Polwan.

Selanjutnya, Polres Tasikmalaya Kota, Polres Majalengka, Polres Tanah Bumbu, Polres Buleleng Bali, Polres Lampung Tengah, Polres Jombang, Polresta Tangerang, Polres Ponorogo, Polres Pesawaran Lampung, dimana berapa Polres ini sudah menempatkan Polwan sebagai Bhabinkamtibmas.

Apakah para Polwan ini akan tetap bisa bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, yang dapat berbaur langsung dengan masyarakat. Mungkin jika seluruh Polres di Indonesia menugaskan 20-25 orang personel Bhabinkamtibmas seorang Polwan, sepertinya akan nampak bagaimana peran Polwan di mata masyarakat.

Oleh : Ansori

Post a Comment

0 Comments