-->

Sabtu, 02 Mei 2020

Klarifikasi Redaksi [Bukan Hoak] Berita Dampak Pandemi Covid-19, Warga Kabupaten Serang Hanya Konsumsi Air Putih



SERANG (STC) - Redaksi serangtimur.co.id mengklarifikasi berita soal Ibu Magfiroh warga Kampung Teras Tayib RT 007/003, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten yang hanya minum air putih selama dua hari saat kondisi Pandemi Covid-19, adalah bukan berita hoax.

Hasil konfirmasi di lapangan, ibu Magfiroh menyampaikan kondisi keluarganya yang hanya konsumsi air putih bukan berarti dirinya warga miskin yang ingin memperoleh bantuan dari pihak manapun.

Kondisi itu, dialami keluarga Ibu Magfiroh memang terjadi akibat penghasilan suaminya yang tidak menentu karena hanya sebagai penjaga toko di Jakarta dengan bayaran Rp. 100.000; per hari.

Dengan kondisi PSBB DKI Jakarta saat ini, adanya dampak ekonomi yang melanda keluarga Ibu Magfiroh.

Relawan Demokrat Berikan Bantuan untuk Ibu Magfiroh

Dengan apa yang disampaikan, ibu Magfiroh kepada Ibu Bupati Serang melalui media serangtimur.co.id sesungguhnya kalimat maklum. Tidak berlebih-lebihan dan sebagai warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi pantas untuk berkeluh kesah.

Dan mengenai foto di Facebook yang terposting tanggal 27 April 2020 yang nampak sedang menikmati santap berbuka puasa bersama keluarga, Ibu Magfiroh menyatakan uang yang digunakan merupakan hasil pinjam dari tetangga sebesar Rp. 60.000; dan beras sebanyak dua liter.


Dan tanggal 28 April 2020 suami Ibu Magfiroh berangkat ke Jakarta untuk kembali bekerja menjaga toko dengan tidak meninggalkan bekal dirumah.

Pada tanggal 29-30 April 2020 Ibu Magfiroh tidak lagi dapat membeli beras karena tidak ada uang, dan untuk kedua anaknya hanya makan ciki.

Dan tanggal 01 Mei 2020 wartawan serangtimur.co.id berkunjung ke kediaman Ibu Magfiroh dengan maksud mengkonfirmasi atas kesulitan keluarganya di tengah kondisi Pandemi Covid-19, dan dari hasil wawancara, ibu Magfiroh menyampaikan jika selama dua hari hanya konsumsi air putih.


Pada tanggal 02 Mei 2020, pukul 03.00 WIB dinihari, relawan dari Demokrat menyambangi kediaman keluarga Ibu Magfiroh dan memberikan beberapa bantuan untuk makan sahur dan berbuka puasa, dan disampaikan oleh relawan Demokrat apa yang dialami ibu Magfiroh adalah benar.

Pada tanggal 02 Mei 2020 pagi, pihak Dinsos Kabupaten Serang bersama Camat Lebakwangi mendatangi rumah Ibu Magfiroh dan melaporkan kepada Bupati Serang bahwa kondisi ibu Magfiroh tidak seperti dalam pemberitaan media serangtimur.co.id.

Isi klarifikasi Redaksi adalah: "Kami tidak menyampaikan isi berita bohong soal kondisi Pandemi Covid-19, Ibu Magfiroh hanya minum air putih selama dua hari".


Redaksi telah kembali mendatangi Ibu Magfiroh, dan ibu Magfiroh kembali menyampaikan, unggahan foto dalam Facebook merupakan foto lama dan makan berbuka puasa, dimana keluarga ibu Magfiroh mendapatkan pinjaman dari tetangga untuk membeli beras dan lainnya sebesar Rp. 60 ribu.

Redaksi juga tidak menyebutkan ibu Magfiroh merupakan keluarga miskin yang tidak diperhatikan oleh pemerintah, dan tidak menyudutkan pihak manapun. Namun kondisi ekonomi keluarga Ibu Magfiroh merupakan bagian dari dampak Pandemi Covid-19.

Untuk itu, kami nyatakan Redaksi serangtimur.co.id tidak memuat berita bohong (hoax). Berita di tulis berdasarkan hasil konfirmasi kepada narasumber secara langsung.

#Redaksi

Show comments

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Pekerjaan Taman Kecamatan Walantaka Diduga Tidak Sesuai Spek

SERANG | Pekerjaan Revitalisasi Pembangunan RTH/Taman Kecamatan Walantaka yang di kerjakan oleh CV.  Mskon Indonesia dengan nilai pekerjaan...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa