Sempat Kabur, Pasien Positif Covid-19 di Jemput Kembali di Cikande



SERANG (STC) - Kepala Puskesmas (Kapus) Cikande Hj. Iis membenarkan adanya kasus pasien positif Corona Covid-19 di daerahnya yakni Kampung Raab, Desa Leuwi limus, Kabupaten Serang, kamis (27/05/2020).

Saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Hj Iis menuturkan bahwa awalnya pasien ini diketahui positif dari Litbangkes dan dikoordinasikan ke Dinas kesehatan Kabupaten Serang, hingga akhirnya diperoleh informasi ada di Kecamatan Cikande.

"Ya benar bahwa orang yang bertempat tinggal di kampung Raab ini positif. namanya Sis usia 41 tahun yang merupakan jama'ah tabligh akbar gowa yang ada di Pandeglang," kata Hj. Iis.

Ia mengatakan, sebelumnya Sis sempat kontak dengan WNA yang juga jamaah asal Bangladesh, kemudian saat dilakukan rafid test ternyata reaktif, kemudian bersangkutan di isolasi mandiri namun yang bersangkutan kabur kesini (kampung Raab-red).

"Kami baru terima laporan kemarinnya tanggal (26/05/2020), Sis diketahui positif dari Litbangkes, setelah di cek ternyata pasien dari berasal dari kabupaten Serang, selanjutnya menginformasikan ke Dinas kesehatan Kabupaten Serang," terang kepala puskesmas kepada awak media.

Kepala puskesmas Cikande juga membenarkan identitas yang bersangkutan ternyata warga kampung Raab Desa Leuwi Limus, Kecamatan Cikande.

"Kalau KTP nya iya kampung Raab, tapi pas  kejadiannya positif itu di Maja Pandeglang," jelasnya.

Kepala puskesmas Cikande Hj. Iis kembali mengatakan, bahwa beberapa orang yang kontak langsung dengan saudara Sis ini sekarang sedang di rafid test.

"Sekarang ada sekitar 22 orang yang kita rafid test, 12 dari warga Cikande Permai dan 10 orang dari Kampung Raab, semua sudah kita lakukan test rafid dan hasilnya masih menunggu. Sementara untuk sodara Sis sekarang sudah di bawa ke RSUD Banten," terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Cikande Permai Dayari saat di temui awak media membenarkan warganya telah mengikuti test rapid di puskesmas Cikande.

"Benar warga kami tadi mengikuti rapid test. Ada 12 orang dengan menggunakan 2 mobil ambulans dari Desa dan Puskesmas, dan semoga nanti hasilnya negatif," kata Dayari.

Dayari juga menghimbau kepada warga Desa Cikande Permai untuk tetap disiplin hidup bersih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, dan rutin mencuci tangan.

Diketahui Sis yang belum berkeluarga ini tinggal dengan ibunya di Kampung r
Raab, Desa Leuwi Limus, Kecamatan Cikande, sempat di jemput gugus tugas Covid-19 Kecamatan Cikande di rumah kediaman ibunya.

Dan menurut keterangan yang di himpun jika ibu nya sendiri tidak mengetahui anaknya sedang proses isolasi di Pandeglang dan memutuskan pulang ke rumah Ibu nya, hingga akhirnya di jemput kembali.

#syt/Redaksi

Post a Comment

0 Comments