-->

Kamis, 24 September 2020

Daddy Hartadi : Bukan Soal Kalah-Menang, Tapi Siapa yang Mau Menderita




SERANG | Musda KNPI Banten yang akan di gelar akhir bulan Oktober, telah memunculkan banyak bakal calon Ketua KNPI, Daddy Hartadi adalah salahsatunya. 


Pria yang masih menjabat Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang ini, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (24/9/2020) mengatakan, dirinya mengusung jargon KNPI Banten Tangguh biukan Tanpa Debab. 


Diungkapkan olehnya, ketangguhan pemuda hanya terpancar dari pemuda - pemuda berkarakter pejuang. Untuk itu dirinya menawarkan gagasan membangkitkan pemuda pejuang dalam wadah organisasi pemuda. 


"Pemuda pejuang harus dilahirkan,  dan ditempa kembali. Yaitu pemuda yang selalu tidak ragu untuk mengambil posisi sebagai pelopor, dan bersifat solutif dalam menjalani tanggung jawab mengisi pembangunan. Pemuda pejuang bukanlah pemuda yang cepat puas, dan harus berani keluar dari zona nyaman. Sebagai aktualisasi pemuda  yang gemar memberi solusi,dan mau menderita untuk kemaslahatan," ungkap pria yang juga mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik di Universitas Nasional. 


Daddy yang dikenal sebagai aktifis lingkungan, dan aktif di berbagai organisasi kepemudaan merasa terusik ketika melihat kondisi pemuda justru terjebak dalam stagnasi kreatifitas, kering ide dan bermain dalam zona nyaman dengan mengandalkan bantuan pemerintah. 


Menurutnya, justru pemuda harus memiliki banyak terobosan untuk mengembangkan ide  dan gagasan sekalipun harus menderita, demi berkembangnya kepemudaan dalam kancah pembangunan Nasional. 


"Memimpin adalah menderita, bukan soal kalah menang untuk menjadi ketua KNPI Banten. Tapi siapa yang mau menderita untuk tercapainya tujuan organisasi, pastinya pemuda pejuang," ujar Daddy.


"Mari kita bahu-membahu merangkul semua untuk melahirkan kembali pemuda pejuang, agar kreatifitas dan ide tidak stagnan. Agar pemuda tidak hanya dibuai oleh kemajuan zaman dengan berbagai kemajuan tekhnologi, namun tetap bisa memelihara nilai-nilai yang terkandung dalam sumpah pemuda," pungkasnya.


#Redaksi

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Diusianya yang ke-20, Banten Dirasa Belum Mampu Sejahterakan Masyatakat

SERANG | Tepat pada 4 Oktober 2020 Provinsi Banten mencapai usia 20 tahun yang memisahkan diri dari Jawa barat. Tentu tidak lain dan tidak ...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa