Pastikan Kondisi Panderita Kanker Kolorektal, Tim Kesehatan UPT Puskesmas Lebakwangi datangi Kediaman Mus'iroh

SERANG | Tim kesehatan UPT Puskesmas Lebakwangi mengunjungi Pasien penderita Kanker Kolorektal (usus besar-red) Mus'iroh (21) warga Kampung Ragas, RT 05/06, Desa Putwadadi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang-Banten, Minggu (28/3/2021).


Tim Kesehatan Puskesmas Lebakwangi Ratna mengatakan, atas nama tim dan pimpinan, pihaknya melakukan kunjungan untuk memastikan imformasi dengan adanya pasien penderita kanker Koloretal (Usus Besar) atas nama Mus'iroh, Warga Kampung Ragas, Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, yang merupakan daerah penangan dan pelayanan Kesehatan UPT Puskesmas Lebakwangi.


Namun dengan hal ini, lanjut Ratna pihaknya belum dapat melakukan tindakan apa-apa. Dirinya akan kordinasikan dengan pimpinan, agar mendapatkan penangan dan perawatan kusus dengan memanfaatkan kepesrtaan BPJS.


"Kami dari tim Puskesmas Lebakwangi sudah menyarankan, agar besok, pihak keluarga agar membawa Mus'iroh ke Puskesmas Lebakwangi. Dan nanti kami akan memberikan rujukan kerumah sakit," kata Ratna.


Ditempat yang sama, Tasya salah satu Bidan Puskesmas Lebakwangi, mengungkapkan pihaknya sangat kebingungan untuk melakukan tindakan. Dengan melihat kondisi pasien yang sudah pernah dilakukan tindakan oprasi.


Bahkan saat di cek, pasein ini disaat buang air besar tidak lewat anus melainkan melalui selang yang terpasang di dadanya. Sedangkan seandainya disiapkan urin bag harus memsang selang kateter sedangkan ini tidak boleh dengan waktu lama akan berdapak negatif terhadap pasien.


Sementara itu, Muslim salah satu Pegiat Aliansi Peduli Kemanusiaannya, mengungkapkan, bahwa Mus'iroh merupakan anak yatim dari pasangan Salamah dan Mukhamad (alm).


Menurutnya, Mus'iroh sejak mengalami penyakit yang ia derita sejak tahun 2018 saat itu duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, Mus'iroh putus sekolah.


"Kami mewakili dari Aliansi peduli kemanusian yang tergabung dalam Peduli sahabat Mus'iroh, sebisa mungkin kami akan bantu," kata Muslim.


"Sebagai pelajar dan mahasiswa sangat prihatin terhadap penyakit yang di alami Mus'iroh, maka dirinya bersama kawan yang tergabung di Aliansi peduli Kemanusian akan melakukan penggalangn dana dengan turun kejalan menadahkan tangan di persimpangan jalan dan di bawah tiang lampu merah, tidak peduli terik mata hari membakar wajah kami, kami rela lakukan, demi sahabat kami Mus'iroh dan keluarganya," imbuhnya.


Muda-mudahan, lanjut Muslim, dengan apa yang dilakukannya, dapat membantu dan meringankan penderitaanya. Bahkan, kata dia, Aliansi peduli akan terus melakukan kordinasi dengan intasi terkai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Kabupaten, dengan harapan untuk mendapatkan dan bantuan pelayanan kesehatan sampai tahap  enyembuhan, mengingat Mus'iroh generasi muda dan warga Kabupaten Serang yang mempunyai hak diperlakukan yang sama.


"Semoga Ibu Bupati Kabupaten Serang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dapat memfasilitasi dan memberikan perawatan, hingga tahap penyembuhan total," tandasnya.


Ditempat yang sama, Salamah Ibu kandung Mus'iroh dengan derai air mata mengatakan, secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah banyak membantu dan berupaya menolong anaknya untuk mendapatkan perawatan yang sempat terputus 4 bulan ini.


"Alhamdulillah, dengan adanya adik-adik mahasiswa, yang telah banyak membantu, Mus'iroh mendapat pengobatan kembali, dan semoga bisa sembuh total," ucapnya.


Reporter: Suprani

Editor: Tians Arsy

Post a Comment

0 Comments