Pencemaran Abu Batu Bara PT Cipta Paperia Dikeluhkan Warga Sekitar

SERANG | Adanya pencemaran udara yang diduga di sebabkan oleh cerobong asap dari PT. Cipta Paperia dikeluhkan warga sekitar, seperti di wilayah Kampung Laes dan Kampung Kadaleman, Desa Sukamaju dan Ketos, Kecaman Kibin, Kabupaten Serang.


Warga di dua Kampung sekitar Perusahaan sangat kesal dengan adanya pencemaran dari abu batu bara PT. Cipta Paperia yang tidak kunjung usai, bahkan semakin parah.


"Kami sangat merasa tidak nyaman dengan adanya pencemaran ini," ucap warga dengan nada kesal, Minggu (18/7/2021).


Warga juga menyebutkan, bahwa keadaan pencemaran itu sudah lama terjadi dan sudah di laporkan ke pihak RT setempat agar adanya teguran ke PT. Cipta Paperia jika abu batu bara sangat mengkhawatirkan masuk ke rumah rumah warga.


"Kita sudah laporkan ke Pak RT atas pencemaran lingkungan ini, tapi hingga saat ini abu batu bara masih mencemari rumah rumah warga," jelasnya.


Sementara itu, ketua RT 01, Kampung Kadaleman H. Jemani membenarkan atas apa yang menjadi keluhan warganya. Ia mengatakan, jika pencemaran lingkungan abu batu bara PT Cipta Paperia sangat mengkhawatirkan.

"Benar, di Kampung Kadaleman khususnya di RT.01, hampir seluruh warga mengeluhkan atas pencemaran ini. Apalagi rumah warga yang tidak memakai plavon, itu parah sekali," ungkapnya.


"Warga bjsa membersihkan rumahnya sehari bisa sampai puluhan kali karena abu batu bara yang diduga dari pencemaran udara PT. Cipta Paperia," tandasnya.


Sebelumnya, redaksi serangtimur.co.id berkali-kali mencoba menghubungi pihak manajemen jika warga sekitar mengeluhkan atasan pencemaran abu batu bara yang dikeluarkan cerobong asap PT. Cipta Paperia.


"Iya kang nanti kita segera perbaiki. Mohon bersabar dan maklum ya," kata Satibi.


Kendati demikian hingga saat ini, pencemaran abu batu bara yang diduga dari cerobong asap PT Cipta Paperia masih tetap terjadi. Dan warga sangat mengeluhkan atasan adanya hal itu. 


Untuk itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang agar dapat memberikan solusi atas adanya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Cipta Paperia berupa merebaknya taburan abu batu bara ke pemukiman penduduk.


(*/Redaksi)

Post a Comment

0 Comments