Rencana Pembangunan Puskesmas Hanya Wacana, Tanah Bekas Pasar Kragilan Justru Jadi TPA Dadakan

SERANG | Pembongkaran pasar Kragilan yang dilakukan Pemda Serang yang sudah hampir dua tahun lamanya belum menjadikan dampak positif bagi warga masyarakat, terutama warga Kampung Baru Pasar Kragilan, RT 01/03, Desa Kragilan, Kabupaten Serang. 


Pasalnya rencana pembongkaran pasar yang di klaim akan dibangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingaa saat ini masih telihat tanah kosong. Bahkan tanah bekas pasar ini saat ini menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dadakan.


Seperti yang dikatakan Ketua RT setempat Efi, jika warga masyarakat Kampung Baru Pasar Kragilan kini dikeluhkan dengan bau busuk sampah yang menyengat dari area tanah bekas pasar tersebut.


"Warga mengeluhkan bau busuk, terutama saat setelah turun hujan. Bau busuk sampah menyengat hingga ke pemukiman warga," kata Ketua RT, Minggu (15/8/2021).


Senada yang dikatakan ketua RT setempat, salah satu warga sekitar Riyan mengatakan jika tanah bekas pasar kragilan saat ini telah menjadi TPA dadakan. Bahkan, lanjut Riyan, sampah yang dibuang di area tersebut diduga dilakukan oleh orang yang melintas dan sengaja membuang sampah di lokasi tanah bekas pasar kragilan.


"Warga disini, tentu sangat dikeluhkan dengan keberadaan sampah itu. Selain bau, namanya sampah tentu akan membawa dampak buruk, terutama penyakit," kata Riyan.


Riyan juga memepertanyakan, soal kebijakan Pemda Serang yang seolah-olah tidak bertanggungjawab atas dampak pembongkaran pasar Kragilan, terbukti lahan pasar kragilan hingga saat ini masih mangkrak.


"Pasar di bongkar, katanya akan segera dibangun Pusat Kesehatan Masyarakat, tapi mana buktinya?. Bukankan pemerintah sudah punya wacana sebelumnya soal pembongkaran pasar. Sekarang bukan dibangun tapi justru terkesan dibiarkan, nah ujung-ujungnya jadi TPA dadakan. Lantas kami selaku warga sekitar mau di suguhi bau busuk sampah," tandasnya.


"Harusnya Pemeritah cerdas donk dalam membuat perencanaan, jangan di bongkar lalu dibiarkan, kan ini aneh. Harusnya wacana pembongkaran ini sudah di rencanakan pula akan diapakan tanah ini, atau disiapkan anggaranya akan dibangun apa, ini menurut saya namanya 'KETELIMBENG'," imbuhnya.


Riyan mewakili masyarakat sekitar Kampung Baru Pasar Kragilan, khsusnya masyarakat Desa Kragilan, Kecamatan Kragilan, berharap, apa yang direncanakan oleh pemerintah agar segera dilaksanakan, sebelum perosoalan sampah ini menjadi masalah dan berdampak serius terhadap lingkungan dan masyarakat, terutama masyarakat sekitar.


"Kalo mau dibangun ya segera, jangan dibiarkan seperti ini, jangan sampai tanah bekas pasar ini jadi lahan TPA. Dan bukan tidak mungkin, jika lama-lama dibiarkan, sampah ini akan jadi permasalahan baru di Kecamatan Kragilan," tukasnya.


(*/Red)


Post a Comment

0 Comments