Minggu ke-2 September, Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Banten Turun 10%

serangtimur.co.id
Sabtu, September 11, 2021 | 14:55 WIB Last Updated 2021-09-11T07:55:49Z

SERANG | Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dari data gangguan Kamtibmas pada minggu ke-2 bulan September jika dibandingkan dengan minggu pertama bulan September 2021 turun sebesar 10%, Sabtu (11/9). 


Minggu ke-2 bulan September 2021 telah terjadi 45 kasus tindak kejahatan atau pidana, hal ini mengalami penurunan jika dibandingkan pada minggu pertama bulan September 2021 sebesar 10% dimana pada minggu pertama telah terjadi 50 kasus tindak pidana dan menjadi 45 kasus pada minggu ke-2 bulan September. 


Kejadian tindak kejahatan tertinggi terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang yaitu 19 kasus namun hal ini jika  dibandingkan dengan minggu pertama bulan Agustus 2021 mengalami penurunan sebesar 5%. 


Berdasarkan kejadian tindak pidana yang dilaporkan diantaranya Polda Banten 1 kasus, Polresta Tangerang 19 kasus, Polres Serang Kota 3 kasus, Polres  Serang 13 kasus, Polres Cilegon 1 kasus, Polres Pandeglang 1 kasus dan Polres Lebak 7 kasus tindak pidana. 


Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menyatakan, penurunan kejadian tindak pidana ini dikarenakan Polda Banten senantiasa meningkatkan kegiatan rutinnya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Dtingkatkan). 


"Hal ini berkat semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk turut serta dalam menjaga Kamtibmas dilingkungannya," ujar AKBP Shinto Silitonga. 


Shinto mengatakan, tugas menjaga Kamtibmas bukan tanggung jawab Kepolisian semata, tetapi merupakan tanggungjawab bersama seluruh komponen warga masyarakat. 


"Maka saya mengajak seluruh warga agar berperan aktif dalam memelihara kamtibmas, sehingga Banten yang aman dan damai dapat terwujud," tutup Shinto.


(*/01_red)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Minggu ke-2 September, Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Banten Turun 10%

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan