Tidak Layak Huni, Rumah Suryati Butuh Perhatian Pemkot Serang

serangtimur.co.id
Sabtu, Januari 15, 2022 | 20:25 WIB Last Updated 2022-01-15T13:25:32Z
Rumah milik Suryati (74) 

SERANG | Memperhatikan, mungkin itulah kalimat yang pas untuk Suryati janda (74) warga link Paju, RT11 RW 03, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang-Banten ini lantaran rumah yang di huni saat ini sangat tidak layak huni.


Suryati (74) menceritakan keadaan rumah yang sangat tidak layak huni, kepada media Sabtu, (15/01/2022). Dirinya menjelaskan keadaan rumahnya saat hujan pasti kebocoran.


"Kalau hujan bocor, dan lagi jika di benerin keatas, takutnya ambruk, karena memang kayunya sudah pada lapuk, itu aja kalau di bawah tidak di alaskan pelastik pasti sudah kebasahan waktu tidur di saat hujan turun," keluhnya.


Suryati (74) merupakan seorang janda dan memiliki 3 orang anak dan salah satu dari anak Suryati, di ketahui mengalami tunawicara,


"Saya punya tiga anak, yang satu tidak dapat bicara, dan sumber ekonomi pun sangat mengandalkan menantu, yang berjualan es keliling, yang penghasilannya tidak seberapa, untungnya saja dapet bantuan PKH jadi sedikit terbantu," tuturnya.


"Harapannya saya sih mendapat bantuan dari pemerintah untuk membenahi rumah saya, supaya tidak bocor lagi disaat hujan," imbuhnya.


Sementara itu kepala kelurahan Pagar agung, Hamimi saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, mengatakan, bahwa untuk program rumah tidak layak huni (RTLH) itu sudah pernah di ajukan.


"Untuk program RTLH itu sudah pernah diajukan akan tetapi belum terealisasi. Ya kalau memang kang Rofi (wartwan-red) ada kenalan ke Dinasnya, mungkin bisa sekalian menyampaikan supaya cepat terbantu," ucapnya singkat.


[Ropik]

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tidak Layak Huni, Rumah Suryati Butuh Perhatian Pemkot Serang

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan