![]() |
| Dok. Istimewa |
Mengambil momentum hari ke-17 di bulan suci Ramadhan, acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus pembuktian kreativitas generasi muda melalui balutan nilai-nilai keislaman.
Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, dalam sambutannya menekankan bahwa festival ini adalah manifestasi komitmen kampus dalam memadukan edukasi dan tradisi religius.
Beliau menyampaikan bahwa PFR 2026 merupakan wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang positif sekaligus memperkuat jati diri kampus yang peduli terhadap pengembangan karakter mahasiswa.
Direktur PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Bapak Henri Ridwan Tan dalam sambutannya menyatakan apresiasi dan dukungannya atas kolaborasi pengembangan generasi muda di wilayah Cikarang.
Menurut Direktur Universitas Paramadina, Dr. Euis Nurhidayati, penyelenggaraan Paramadina Festival Ramadhan di Kampus Cikarang merupakan wujud nyata untuk memastikan bahwa Universitas Paramadina bukan hanya menjadi pusat keunggulan akademik, tetapi juga menjadi simpul kolaborasi yang inklusif di mana nilai-nilai spiritual, seni, dan kepedulian sosial dapat tumbuh bersama.
Acara yang dipandu oleh duo MC Firman Hadi dan Putri Nabila Amjad ini dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Fitriani (Prodi Psikologi) dan sari tilawah oleh Nasep (Prodi Ilmu Komunikasi).
![]() |
Sejak pagi, panggung utama telah diramaikan oleh kompetisi seni Islami tingkat Jabodetabek yang meliputi lomba nasyid, fashion show, sementara lomba kaligrafi berlangsung secara paralel.
Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Talkshow Ramadhan Inspiratif yang menghadirkan penyanyi religi legendaris, Sulis, yang dikenal melalui karya fenomenal "Cinta Rasul".
Dalam sesi ini, Sulis berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya di dunia musik religi dan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan di era modern. Kehadiran Sulis memberikan nuansa nostalgia sekaligus motivasi bagi para peserta dan tamu undangan yang hadir.
Memasuki waktu sore, suasana berubah menjadi penuh khidmat saat sesi santunan anak yatim dimulai. Universitas Paramadina menggandeng empat yayasan sekaligus, yaitu Panti Al-Muhajirin, Al Muttaqin, Darul Falah, dan Al-Hidayah.
Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas sebagai simbol kepedulian nyata terhadap sesama.
Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari dukungan para mitra strategis, Hankook, Wardah, Planet Sport, Meikarta dan Lippo Cikarang Cosmopolis atas kontribusinya dalam mendukung kreativitas anak muda.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama di area District 1 Meikarta. Ketua Panitia, Anissa Cahyani Oktavia, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh donatur dan mitra yang telah mendukung suksesnya acara ini.
Melalui PFR 2026, Universitas Paramadina berharap dapat terus menjalin silaturahmi yang erat dengan masyarakat dan menjadi inspirasi dalam menebar keberkahan di bulan suci.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar