![]() |
| Dok. Pengajian Rutin Dzikir Majlis As-Sohibulkiah |
Rutinitas malam Jum'at yang dihadiri ratusan jama'ah, para janda, anak yatim, berlangsung penuh kekhusyukan.
Acara dibuka dengan pembacaan Suratul Al-Fatihah, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh KH. Samsuri dari Ragas Purwodadi.
Puncak acara diisi dengan tausiyah yang langsung dipimpin oleh pendiri Majelis Dzikir As-Sohibulkiah, KH. Muhamad Abdul Roufurrohim.
Dalam tausiyahnya, Abah Rouf, sapaan akrabnya, menekankan satu kunci utama diterimanya segala amal ibadah, yakni Ikhlas Lillahi Ta'ala.
![]() |
"Allah bakal nerima perkara yang baik, namun jika tidak ikhlas, tidak Lillahi Ta'ala, percuma. Segala sesuatu amalan akan diijabah kalau Lillahi Ta'ala," tegas Abah Rouf.
Ia mengingatkan jamaah agar meluruskan niat dalam beribadah. Sedekah, zakat, haji, bukan karena ingin dipuji atau ingin masuk surga semata, tapi karena kewajiban sebagai hamba Allah.
"Tawhidnya perlu dikencangkan, tawhidnya perlu dikuatkan. Puncaknya ilmu, puncaknya amal adalah dzikir Laa Ilaaha Illallah," ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin bersama, dzikir bersama, dan do'a penutup yang dipimpin oleh Ustadz Ntus.
![]() |
Sebagai bentuk kepedulian, di akhir acara, pendiri majelis memberikan sodakoh kepada anak yatim piatu, para janda, dan seluruh jamaah yang hadir.
Untuk diketahui, malam Jum'at penuh berkah ini tidak kurang dari 300 orang jama'ah memadati pengajian rutin di Majelis Dzikir As-sohibulkiah.
Selain pengajian dan berdziki, kegiatan dilanjutkan dengan membaca Syeh abdul qodir zailani dan dalailan hingga subuh di kedaton ratu panca inten.
Kegiatan rutin ini diharapkan menjadi kunci keberkahan dan penguat iman khususnya bagi warga Ragas dan seluruh jamaah.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar