-->

Jumat, 22 November 2019

Satreskrim Polresta Tangerang Berhasil Tangkap Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban Tewas di Cikupa



SERANGTIMUR.CO.ID, TANGERANG | Satreskrim Polresta Tangerang membekuk satu pelaku pengeroyokan yang berhujung tewasnya Heri warga Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (17/11/19) lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P, S.IK., MH., membenarkan atas peristiwa tersebut.

Sementara, lanjut Edy, dua pelaku lainnya yakni MH dan IK saat ini sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Satu pelaku inisial AR (27) sudah diamankan. Pengeroyokan dilakukan oleh 3 orang, dan 2 lainnya sudah mengantongi identitasnya dan masih dalam pengejaran," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi melalui Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung menerangkan, kejadian bermula saat korban dan satu orang temannya (Dede) membubarkan aksi balap liar di Kawasan Industri Millenium, Kecamatan Panongan, Minggu (17/11/19).


"Awalnya korban (Heri) bersama temannya memukul salah seorang penonton aksi balap liar. Saat itu mereka dalam pengaruh alkohol," terangnya saat menggelar Press Conference di Mapolresta Tangerang, Jum'at (22/11/2019).

Dari pemukulan itu, lanjut Gogo, sontak penonton dan sekelompok orang yang terlibat dalam aksi balap liar membubarkan diri. Namun, ketiga pelaku berkumpul kembali di sebuah minimarket dan menyusun rencana untuk membalas perlakuan Heri dan temannya.

Para pelaku kemudian bertemu dengan kedua korban di Jalan Baru Pemda, Kampung Palahlar, Desa Budimulya, Kecamatan Cikupa, Tangerang.

Gogo menjelaskan, tersangka AR yang berboncengan dengan SH kemudian langsung menghantamkan balok kayu yang telah dibawa ke bagian belakang kepala korban Heri.

"Akibat pemukulan itu, korban Heri mengalami luka parah dan patah di bagian lengan hingga meninggal dunia. Sementara korban Dede hanya mengalami luka-luka," ungkap Gogo.


Dari hasil penyelidikan, menurut Gogo, diperoleh keterangan bahwa yang melakukan aksi balap motor liar pada saat peristiwa adalah kelompok yang menamakan diri 'Yuk Kita Setting' atau YKS.

"Kemarin (21/112019) sore pelaku berhasil kami tangkap di wilayah Desa Peusar Panongan. Untuk motifnya sendiri karena dendam tak terima diperlakukan seperti itu oleh korban," ujarnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah balok kayu, 2 unit sepeda motor, dan 2 helai helai pakaian yang terkena bercak darah, dan 1 helai.

"Atas perbuatannya, tersangka AR dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," jelasnya.

(Rls/Red)

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Akibat Diguyur Hujan Lebat, Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Kota Serang Tergenang Air

SERANG | Hujan deras dini hari mengakibatkan genanggan air di jalan menuju kantor Pemerintahan Kota Serang, Banten, dan mengakibatkan akses...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa