-->

Kamis, 13 Februari 2020

Naik Pick Up ke Puskesmas, Sekdes Kadukempong Kecewa Tidak Dapat Ambulans Desa



SERANG (STC) - Suhaya (45), seorang ibu rumah tangga asal Kampung Gosali RT 012/006, Desa Kadukempong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang terpaksa harus naik pick up atau mobil bak terbuka saat hendak dibawa ke Puskesmas setempat. Suhaya mengalami patah kaki setelah jatuh saat mengendarai motor, Rabu (12/2/2020) pagi tadi.

"Jarak rumah bu Suhaya ke Puskesmas sekitar 12 kilometer. Rumah bu Suhaya lokasinya di atas bukit (gunung Gosali). Jarak dari rumah ke jalan raya 7 kilometer, dari jalan raya ke Puskesmas sekitar 5 kilometer," kata Ikhsanudin warga Kecamatan Padarincang.

Ikhsan mengaku prihatin dengan kondisi ini, padahal menurutnya, dalam daftar penerima Ambulans Desa dari program bantuan khusus Bupati Serang tahun 2020, Pemerintah Desa Kadukempong tercatat menjadi salah satu desa dari 100 desa di Kabupaten Serang yang menerima bantuan mobil ambulans.

"Untuk itu, mohon kepada ibu Bupati Serang agar memberikan penjelasan," tandasnya.

Sekdes Kadukempong, Encuk Sukanta membenarkan bahwa warga Desanya bernama Suhaya jatuh dari motor dan dilarikan ke Puskesmas dengan menggunakan mobil pick up.

Encuk pun mengaku kecewa karena bantuan ambulans desa dari Pemkab Serang tidak direalisasikan ke desanya, padahal kata Encuk, sebelumnya Desa Kadukempong menjadi desa prioritas untuk mendapatkan bantuan.

"Dalam lampiran Surat Edaran Bupati Serang tanggal 26 Desember 2018 perihal bantuan keuangan khusus pembelian kendaraan roda empat (ambulans), Desa Kadukempong tercatat masuk prioritas. Tetapi dalam lampiran Surat Edaran DPMD perihal pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) 2019 Desa Kadukempong mendadak hilang," katanya dihubungi melalui telepon selulernya.

Encuk menambahkan bahwa masyarakat di desanya saat ini sangat membutuhkan bantuan ambulans desa tersebut.

"Sejauh ini kita belum mendapatkan alasan kenapa desa kita gak jadi dapat ambulans. Pihak kecamatan dan DPMD malah terkesan saling lempar, padahal kita sangat membutuhkan," tukasnya.

#Wel/Red

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Tagih Janji, Ratusan Warga Tangerang Utara Kembali Geruduk Kantor ATR/BPN

TANGERANG | Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Kabupaten Tangerang di Jalan Abdul Hamid, Tigaraksa kembali dig...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa