Dampak Pandemi Covid-19, Warga Kabupaten Serang Hannya Konsumsi Air Putih



SERANG (STC) - Pandemi Covid-19 begitu menyiksa bagi warga kurang mampu. Seperti halnya yang dialami oleh Magfiroh, warga Kampung Teras Tayib 007/003, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang.

Selama dua hari saya hannya meminum air putih dan tidak makan nasi, berbuka puasa dan sahur pun menggunakan air putih. Anak saya dua, yang satu kelas VI dan yang satu lagi paud.

"Suami sekarang ikut kerja proyek di Tangerang, baru semalam berangkat kerja. Sebelumnya suami saya kerja di Jakarta, penjaga toko, dengan penghasilan perhari mencapai Rp 100.000 rupiah," kata Magfiroh, Jum'at (01/05/2020).

Ibu dua anak ini menambahkan, dari dulu sampai sekarang tidak pernah mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun bantuan yang lainnya.

"Anak saya yang satunya Sekolah Dasar kelas VI saja tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali, padahal kondisi kehidupan saya seperti ini," tambahnya.

Masih kata Magfiroh, dengan adanya kondisi seperti ini, dirinya sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Serang atas kondisi yang dialami dirinya saat ini.

"Besar harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Serang untuk bisa memberikan bantuan dengan adanya Pandemi Covid-19. Kami warga susah bu, kami perlu bantuan dari Ibu Bupati Serang," tutupnya.

Penulis : Robi/Lahudin

Post a Comment

1 Comments

  1. Mengharapkan PKH tp rumah layak, ada tembok, lantai. Akal2an wartawan, kongkalikong. Org susah ko punya fesbuk punya hp. Masih banyak org lebih yg butuh dr dia, sbelah rumahnya contohnya nenek2. Knapa mesti dia wkwkwkwk

    ReplyDelete

Kirimkan Komentar Anda di Kolom ini