Pekerjaan Pemasangan U-Ditch di Jalan Nasional Diduga Serobot Lahan Warga

Foto: Galian pemasangan U-Ditch wilayah Kibin (ist)

SERANG | Terkait pekerjaan pemasangan U-Ditch di jalan Nasional, tepatnya di jalan Serang-Jakarta km 72, Kampung Ciagel, Kecamatan Kibin, Serang-Banten di duga serobot lahan warga.


Pasalnya dalam pekerjaan pemasangan U-Ditch yang tidak lurus, kemudian diprotes warga yang diduga lahan miliknya di serobot.


Salah satu warga ciagel yang merasa di rugikan mengatakan bahwa galian itu belum pernah ada sosialisasi bahkan lahan miliknya sendiri terkena oleh Galian tersebut.


"Yang jelas saya merasa di rugikan, soalnya pagar pembatas pun mau di robohkan, paving blok milik saya juga di bongkar paksa dan saya sebagai pemilik lahan belum pernah ada pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya," jelasnya, dengan nada kesal, Jum'at (12/3/21).


Warga menambahkan, selain lahan miliknya main asal gali, sikap kontraktor juga sangat tidak beretika kepadanya. Apalagi, kata warga, sudah hampir 15 hari lebih lokasi depan rumahnya digali namun belum juga diperbaiki.


Berita terkait:

https://www.serangtimur.co.id/2021/03/pekerjaan-pemasangan-u-ditch-di-jalan.html


"Ini proyek bukan dapat manfaat, justru merugikan dan mengganggu kami. Mas wartawan lihat saja, bagaimana usaha saya bisa laku, jalan di bongkar sudah 2 minggu belum juga diperbaiki sebagaimana tadinya, dan justru lahan saya juga ikut di acak-acak," tandasnya.

          Foto: Nampak lahan warga ikut tergali dan tanpa konfirmasi pemilik lahan (STC)

"Saya minta siapapun itu kontraktornya, kami minta tanggungjawab dan ganti rugi atas kerusakan aset kami," tambahnya.


Sementara itu, pelaksana pekerjaan saat ditemui diloksi Toni berkilah jika pihaknya menggali hanya sebatas lahan PU saja.


"Kita gali lahan milik PU," ucapnya.


Ketika ditanya, terkait warga yang di serobot lahannya, Toni menjawab tidak tahu dan justru melarikan diri tunggang langgang menghindari pertantanyaan media.


Hingga berita ini di turunkan belum ada pihak yang bersangkutan yang bisa di konfirmasi, baik itu pemilik kegiatan (kontraktor-red) atau pihak yang bertanggungjawab atas pekerjaan pemasangan U-Ditch itu.


Pantauan serangtimur.co.id dilokasi pekerjaan pemasangan U-Ditch sepanjang jalan Nasional, khusunya wilayah Kabupaten Serang, nampak kegiatan yang amburadul, seperti terjadi penyempitan jalan, tidak ada rambu lalin, serta polemik yang merugikan masyarakat.


#Redaksi


Post a Comment

0 Comments