Program Vaksinasi dan PPKM Digulirkan, THM Terus Beroprasi, Kemana Pemerintah??

SERANG | Sungguh ironis, ditengah gencarnya pemerintah pusat maupun Provinsi dan Kabupaten/Kota menyuarakan untuk tidak melakukan kegiatan yang menyebabkan kerumunan masa karena bahayanya penyebarluasan wabah Covid-19, beberapa Tempat Hiburan Malam di kabupaten Serang seolah tidak mengindahkan himbauan-himbauan tersebut.


Salah satunya Tempat Hiburan Malam THM jenis karoke (LEO) yang berlokasi sekitar Desa Lewilimus atau yang dikenal dengan wilayah Ra'ab tengah beroperasi, Jum'at (12/3/2021) sore hingga malam ini.


Berdasarkan pantauan media serantimur.co.id, sangat mengejutkan bahwa para pengunjung jauh dari menggunakan masker atau menjalankan protokol kesehatan, namun tetap saja pengelola THM tersebut tidak menghiraukan dan terkesan hanya mementingkan keuntungan saja.


Bukan sekali dua kali lokasi hiburan malam di Provinsi Banten menjadi sorotan atau perbincangan. Diberitakan sebelumnya "Masa PPKM, Warem dan THM di wilayah Cikande Beroprasi, Pemerintah Diminta Tegas", tetapi tetap saja para pemangku kebijakan dan pemegang amanah masyarakat seolah masuk angin tidak ada tindakan tegas yang dikeluarkan.


Berita sebelumnya:

https://www.serangtimur.co.id/2021/03/masa-ppkm-warem-dan-thm-di-wilayah.html


Seperti yang pernah disampaikan Ketua Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR) Ansori, pihaknya menganggap APH dan pemerintah mandul dalam menyikapi THM di Kabupaten Serang yang kian meresahkan masyarakat tersebut,

.

"Saya minta dan berharap kepada APH agar menindak dan menutup semua THM di Kabupaten Serang ini, karena THM menjadi sarana dan tempat orang-orang mabuk di dalamnya," ujarnya beberapa waktu lalu.


Ansori juga menegaskan, kasus pelecehan seksual dan pembunuhan pada umumnya terjadi akibat miras. Sebab kata dia, miras berpengaruh buruk bagi orang yang mengkonsumsinya hingga tidak sadarkan diri.


Ansori kembali meminta, agar APH dan pemerintah benar-benar serius dalam menyikapi sejumlah THM di Kabupaten Serang guna menjadikan dan mewujudkan kabupaten Serang bersih, aman, nyaman dan tentram dari tempat hiburan malam yang hanya membuat resah masyarakat umum.


"Jadi, bicara THM bukan saja dampak negatifnya. Pelanggaran prokes yang mereka lakukan tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan klaster baru covid-19, lalu jika sudah begitu siapa yang tanggungjawab. Bagi saya program vaksinasi akan percuma jika masyarakat sendiri tidak mematuhi aturan yang dibuat pemerintah," tandasnya.


#Zami


Post a Comment

0 Comments