H.Jamaludin Putra Daerah yang Peduli dengan Dunia Pendidikan

Ansori S
Senin, Desember 06, 2021 | 16:13 WIB Last Updated 2021-12-06T09:13:28Z
Foto: Istimewa

TANGERANG|  Sebagai guru sekaligus penggerak roda pendidikan harus berani melakukan perubahan dan berani mengambil risiko dalam berinovasi untuk menjadi pemimpin pendidikan masa depan dan menjadi roda perubahan pada sistem pendidikan yang ada di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Senin (6/12/2021).


Pria yang memiliki nama lengkap H.Jamaludin, Kelahiran Tangerang (20/05/1975). Asli Putra Daerah Kelahiran Kampung Sigeung RT.01 RW, Desa Solear, Kecamatan Solear. Dan pernah mengemban pendidikan di SDN Pasangrahan 2, Tahun 1988. MTS Darut Tafsir, Tahun 1991. MA Darut Tafsir, Tahun 1994.


Kemudian Melanjutatkan Ke Perguruan Tinggi S1, Kampus IAIN Gunung Jati Bandung, Jurusan Tafsir Hadist (S.Ag) Tahun 2000. Dan Menempuh S2 Magister Di Kampus ISM, S2 Magister (M.Si) pada tahun 2013.


Dan Menikah pada tahun 2006, dengan Siti Suryani, dan saat ini dikarunai 5 anak, yaitu 1 Putra, 4 Putri.


Dirinya Bercerita Tentang Mendirikan Sekolah SMK Gema Bangsa pada tahun 2009. Dengan nama yayasan pendidikan H.M.Surnita. Dengan 4 jurusan yaitu, tehnik mekanik industri (TMI), Tekhnik kendaraan ringan otomotif (TKRO), Multimedia (MM), Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP).


Berdiri Pada Tahun 2009 dengan jumlah siswa 500-700 siswa, dan sudah meluluskan (11) angkatan.


"Menjadi Program sekolah ekstrakulikuler unggulannya adalah Paskibra, yang sudah menjuarai tingkat nasional se jawa-bali juara umum, untuk provinsi jawa barat dilaksanakan di Bandung, dan Subang pada tahun 2017, untuk provinsi banten juara umum juga, pada tahun 2017," ungkapnya.


Selain itu juga, pernah menjuarai pencak silat tingkat kabupaten tangerang, dan provinsi banten, lomba pidato bahasa inggris. multimedia juara 2 LKS tingkat kabupaten tangerang (film pendek).


Perlu diketahui, dirinya mendirikan bangun gedung sekolah dan membeli lahan untuk membangun ruang kelas, murni dari anggaran pribadi, dari awal berdiri sampai tahun 2015 baru mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.


"Alhdamdulillah, waktu itu mendapatkan Ruang Kelas Baru (RKB) mendapatkan 6  ruang kelas baru, pada tahun 2016, 2017, 2018 pada 3 tahapan," ungkapnya.


Serta mendapatkan Ruang Praktek Siswa (RPS) dari Kementrian Pendidikan Pusat pada tahun 2018.


Dirinya bercerita menjadi sebuah Pemimpin atau Pimpinan (Kepala Sekolah) banyak yang harus dilalui, dari pahit manisnya, dan untuk membangun sekolah harus sampe menjual kendaraan probadi (mobil), dan bahkan mengadaikan lahan tanah pribadi untuk alokasi dana membangun bangunan gedung sekolah dan banyak juga dibantu oleh sanak family dan keluarga, agar yayasan yang dibangunnya bisa terus memberikan kontribusi kepada generasi milenial penerus anak bangsa agar bisa memgemban dunia pendidikan dengan layak dan bisa mewujudkan cita-citanya.


"Dari tahun 2009 untuk tenaga pengajar, dan tenaga pendidik ada 70 orang keseluruhannya, dan ada juga petugas keamanan, penjaga sekolah, pramubakti, dan yang lainnya," paparnya.


Banyak program yang sudah dilakasanakan dari segi pelayanan pendidikan, dan seluruh siswa dan siswi yang unggul dari bidang akademik bisa mendapatkan beasiswa gratis SPP, kemudian siswa siswi yang aktif di bidang ekstrakulikuler yang sudah membawa nama baik tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional akan mendapatkan kejutan hadiah dari pihak sekolah, baik berupa piagam/sertifikat, gratis biaya SPP dan mendapatkan uang saku.


"Tak hanya bagi siswa siswi yang berprestasi, dirinya juga sangat peduli dengan siswa/siswi Anak Yatim dan Piatu, serta yang tidak mampu, sepenuhnya dirinya membantu dan bahkan sangat memperdulikannya, setiap moment hari besar lebaran anak yatim kami selalu menggelar acara lebaran anak yatim paitu, dan seluruh siswa/siswi kami santuni, bentuk rasa kepedulian ini adalah rasa saling peduli akan sesama, karena percaya bahwa sebagian rejeki yang kita miliki ada hak yang harus kita berikan kepada yang berhak menerimanya," ujar Ketua Forum Kepala Sekolah SMK Swasta Saat Diwawancarai Awak Media Diruang Kerjanya.


H.Jamaludin juga pernah aktif di beberapa organisasi Kepemudaan Seperti, Pernah menjadi Ketua BPD Desa Solear, Ketua Pilkades Desa, Pengurus KNPI Kabupaten Tangerang, Wakil Ketua Bidang Keagamaan Di Karang Taruna Kabupaten Tangerang, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu Pada tahun 2006-2013, Ketua Forum (PPK), Ketua LPTQ Kecamatan Solear dan Kecamatan Cisoka, Ketua Federasi Serikat Pekerja Kependidikan (FSPK) Kabupaten Tangerang, Ketua Rumah Besar Pengajar Swasta Nusantara (RBPSN) Provinsi Banten, Ketua Forum Kepala Sekolah SMK Swasta (FK2S) Kabupaten Tangerang Sampai Tahun 2021 Sekarang ini.


[Noy]

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • H.Jamaludin Putra Daerah yang Peduli dengan Dunia Pendidikan

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan