BNN dan PB Al Washliyah Perkuat Sinergi Hadapi Peningkatan Prevalensi Narkoba

Rahmat Zamzami
Sabtu, Januari 10, 2026 | 11:29 WIB Last Updated 2026-01-10T04:29:04Z

SERANG | Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menerima audiensi dari Pengurus Besar (PB) Al Washliyah di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat (9/1). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kolaborasi strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.


Dalam pengantarnya, Kepala BNN RI mengungkapkan data keprihatinan terkait peningkatan prevalensi penyalahguna narkoba di Indonesia. 


Berdasarkan data tahun 2025, angka prevalensi meningkat dari 1,73% menjadi 2,11%, yang berarti sekitar 4,1 juta masyarakat telah terpapar narkotika.


"Ini menjadi PR Kita semua, terutama anak muda sebagai generasi penerus. Tanpa dukungan Ormas dan tokoh masyarakat, upaya Kita tidak akan maksimal dalam menjaga aset bangsa menuju Indonesia Emas 2045 yang Bersinar (Bersih Narkoba)," ujar Kepala BNN RI.


Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr. Drs. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., menyatakan kesiapannya untuk mendukung program-program BNN. 


Ia memaparkan bahwa Al Washliyah memiliki infrastruktur yang luas untuk membantu BNN dalam skala nasional, di antaranya: jejaring organisasi di 35 provinsi dan 327 kabupaten/kota, pengelolaan 10 kampus dan 721 unit sekolah yang tersebar di 13 provinsi, serta ribuan guru dan Dai pedesaan yang siap disinkronisasikan untuk memberikan edukasi anti narkoba.


"Kami sudah mulai mengintegrasikan modul kurikulum anti narkotika di beberapa sekolah Kami. Kami ingin anak-anak memahami bahaya narkotika sejak dini, termasuk ancaman jenis baru seperti narkoba cair pada rokok elektrik," jelas KH. Masyhuril Khamis.


Sebagai langkah konkret, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun Nota Kesepahaman (MoU) antara BNN dengan PB Al Washliyah. 


Kesepakatan ini nantinya akan diturunkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat wilayah (Provinsi) hingga kabupaten/kota agar implementasi di fasilitas pendidikan dan dakwah dapat segera berjalan.


Hadir dalam audiensi tersebut jajaran pejabat tinggi madya BNN RI, termasuk Deputi Pencegahan, Deputi Rehabilitasi, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Plt. Deputi Pemberantasan, Plt. Deputi Peran Serta Masyarakat, serta Kepala Biro Humas dan Protokol. 


Sementara itu, Ketua Umum PB Al Washliyah didampingi oleh jajaran pengurus bidang hukum, luar negeri, kajian strategis, serta Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Al Washliyah. 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BNN dan PB Al Washliyah Perkuat Sinergi Hadapi Peningkatan Prevalensi Narkoba

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan