![]() |
| Dok. Foto: The Jakmania Kabupaten Serang sedang merayakan Anniversary ke-13 di lapangan PT Arka Putra . (Ist) |
SERANG | Puncak perayaan Anniversary The Jakmania Kabupaten Serang ke-13 yang berlangsung di lapangan PT Arka Putra di Kp Curug Bonteng, Desa Kramat Jati, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang diduga berubah menjadi penyerangan.
Kegiatan Anniversary ke-13 The Jakmania Kabupaten Serang yang dimulai sejak pukul 15:00 WIB hingga pukul 23:00 WIB itu dihadiri oleh kang Bahar alias Amar selaku owner PT Arka Putra dan juga dimeriahkan oleh grup band Zigas serta beberapa grup band lokal lainnya.
Pada kesempatan itu, owner PT Arka Putra bersama Ketua The Jakmania Kabupaten Serang Raka Putra Sanjaya sempat berbagi kebahagiaan kepada puluhan anak yatim.
Namun, usai perayaan puncak Anniversary ke-13 The Jakmania itu, terjadi bentrok dan penyerangan yang tidak bisa dihindari. Peristiwa itu awalnya diduga tejadi di lapangan area parkir kendaraan masih berada di lapangan PT Arka Putra.
1. Pada hari Minggu tanggal 7 Juni 2026, The Jakmania Kabupaten Serang (Sub wilayah the Jakmania Cikupa) melaksanakan kegiatan santunan dan acara musik.
Kegiatan yang telah mengantongi izin dari aparat berwenang tersebut berjalan lancar dan kondusif, dengan pengamanan sebanyak 80 ribu personel dari kepolisian.
2. Pada saat proses kepulangan sekitar pukul 23.09 WIB, terdapat penyerangan berupa lemparan batu dan hadangan dengan senjata tajam kepada beberapa anggota kami pada saat melintas Kampung Panggang, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
3. Kemudian sekitar pukul 23.20 WIB, kembali terdapat penyerangan dari kelompok suporter lain ke lokasi parkir acara di Kampung Curug Bonteng, Desa Kramatjati, Kecmatan Kragilan.
4. Dipicu 2 (dua) peristiwa penyerangan tersebut, pihak kepolisian meminta kami untuk pulang dalam satu rombongan dan meminta agar rombongan awal yang dihadang dalam perjalanan pulang untuk kembali ke lokasi acara.
Namun pada saat rombongan awal kembali ke lokasi acara, terdapat kelompok suporter lain yang sedang berkumpul tidak jauh dari lokasi penyerangan dan lokasi acara yang mengakibatkan insiden yang tidak terhindarkan.
5. Kami dengan tegas menyangkal isu yang menyatakan bahwa terdapat kekerasan terhadap anak di bawah umur pada saat kejadian.
6. Atas kejadian tersebut, kami sudah berkoordinasi dengan Pengurus Pusat The Jakmania dan proaktif untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna memberikan fakta utuh terhadap peristiwa yang terjadi.
Insiden suporter The Jakmania dan Viking di Kragilan Kabupaten Serang
Diberitakan sebelumnya, dua anggota Viking dan seorang Ibu berikut anak balitanya menjadi korban aksi brutal yang diduga dilakukan oleh suporter Persija Jakarta yaitu The Jakmania Kabupaten Serang.
Atas peristiwa penyerangan itu dan sempat viral video aksi brutal sekelompok The Jakmania Kabupaten Serang bahkan menjadi perhatian publik. Polda Banten pun menyelidiki kasus tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat sekelompok orang menyerang tempat Viking yang sedang melakukan kegiatan Roadshow dan silaturahmi.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menyebut ada korban yang sudah melaporkan kejadian penyerangan itu ke Polda Banten. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
"Satu orang jadi korban keributan dan sudah lapor ke Polda Banten. Kini lakukan penyelidikan dan mencari yang melakukan pemukulan," katanya, Selasa (9/6/2026).
Maruli meminta agar semua pihak tidak melakukan tindakan kriminal di wilayah hukum Polda Banten. Polda Banten juga minta semua pihak untuk menjaga diri.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar