Terjunkan Water Cannon Bersihkan Ceceran Tanah, Polres Serang di Apresiasi Warga

Ansori S
| 21:24 WIB
Dok. Water Cannon Polres Serang
SERANG | Warga mengapresiasi langkah cepat Satlantas dan Sat Samapta Polres Serang yang telah menindaklanjuti keluhan warga terkait ceceran tanah di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Dadap, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin (15/6). 


Untuk hasil maksimal, petugas langsung menerjunkan water cannon guna membersihkan sisa tanah yang telah mengeras dijalan raya hingga lumpur basah. 


Pengerahan water cannon membuktikan keseriusan Polres Serang menjaga keselamatan pengguna jalan dari bahaya licin akibat ceceran tanah dan lumpur di Jalan Raya Serang-Jakarta itu. 


Ceceran tanah dari kendaraan proyek yang hingga mengering dan mengeras serta lumpur basah memang rawan memicu kecelakaan tunggal, khususnya sepeda motor saat hujan.


Aksi cepat gabungan Satlantas dan Sabhara yang menerjunkan water cannon mendapat apresiasi dari tokoh pemuda Desa Ciagel, Devi Muamar Khadafi.


"Kami mengapresiasi langkah cepat sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para personel Satlantas bersama Sabhara Polres Serang langsung turun dengan menerjunkan satu unit water cannon untuk menyemprot sisa tanah yang mengeras dan lumpur basah," kata Devi.


Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang AKP Hafizh mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi agar aktivitas proyek tetap memperhatikan keselamatan, kebersihan jalan, dan kenyamanan masyarakat.


"Material yang tercecer berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya sepeda motor. Langkah pencegahan harus konsisten agar tidak menimbulkan kecelakaan," ujar AKP Hafizh.


Polres Serang mengapresiasi laporan warga. Setiap keluhan terkait keselamatan lalu lintas akan langsung ditindaklanjuti melalui Call Center 110 atau media sosial resmi.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terjunkan Water Cannon Bersihkan Ceceran Tanah, Polres Serang di Apresiasi Warga

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan