Diduga Korupsi Mutu Beton, Aktivis Serangtimur Bakal Laporkan CV Karunia Illahi ke Kejari Serang

Rahmat Zamzami
Jumat, September 18, 2026 | 16:31 WIB Last Updated 2026-09-18T09:31:52Z
Ilustrasi AI Generate

SERANGKualitas pekerjaan proyek Rekonstruksi Jalan Desa Mekarsari (Kampung Kedung Melati), Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, dinilai syarat dengan dugaan korupsi mutu. 


Menyikapi hal itu, aktivis Serang Timur, Lahudin, memastikan akan melaporkan pelaksana proyek, CV Karunia Illahi, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.

Proyek dengan nilai pagu Rp329.782.696,13 yang bersumber dari DAU APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026 itu diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.

"Mutu betonnya retak-retak, keropos, jelas tidak sesuai spek. Ini indikasi awal adanya pengurangan volume dan kualitas. Potensi kerugian negara ada di situ. Makanya akan kita laporkan ke Kejari Serang," kata Lahudin, Jum'at (18/9/2026).

Menurut Lahudin, Proyek tersebut tercatat dengan nomor kontrak 620/06-PK.HS.10964856000/SPK/RKN.JL.DS.MKRSR(KP.KDNG.MLTI)/KPA-BM/DPUPR/2026. Pelaksananya adalah CV Karunia Illahi dengan konsultan pengawas CV Abdriyah Cipta Mandiri di bawah naungan Dinas PUPR Kabupaten Serang.

Lahudin mengungkapkan, kecurigaan terhadap mutu beton muncul setelah ia melakukan monitoring langsung di lapangan.

"Pelaksana harus standby di lokasi kegiatan, agar jelas pelaksanaan sesuai spesifikasi dan kualitas pekerjaan maksimal," ujarnya.

Tak hanya itu, setelah kritik dan diberi saran dari hasil pekerjaan proyek yang dikerjakan CV Karunia Illahi, dibalas Pelaksana dengan dugaan intimidasi. 

Melalui pesan WhatsApp, Bilal diduga mengirimkan ancaman dan meminta share lokasi tempat tinggal Lahudin.

"ini berita mau di takedown apa di comot, kirim sharelok rumahnya," tulis pesan WhatsApp dari Bilal.

Menurut Lahudin, sikap tersebut menunjukkan ketidakprofesionalan kontraktor dan upaya menghalang-halangi kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan uang negara.

"Kita mengontrol karena itu uang rakyat yang digunakan. Seharusnya berterima kasih sudah diingatkan ada beton retak, bukan malah mengancam. Ini bukti mentalitas kontraktor bermasalah," tandasnya.

Ia menambahkan, laporan yang akan dilayangkan ke Kejari Serang akan dilengkapi dengan bukti foto kondisi beton di lapangan dan tangkapan layar dugaan ancaman dari pelaksana.

"Kita minta Kajari Serang panggil dan periksa CV Karunia Illahi dan konsultan pengawas serta PPK-nya. Jangan sampai proyek ratusan juta ini hanya jadi ajang bancakan," pungkasnya.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Diduga Korupsi Mutu Beton, Aktivis Serangtimur Bakal Laporkan CV Karunia Illahi ke Kejari Serang

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan