-->

Minggu, 31 Mei 2020

Soal Isu di As, AKBP Mariyono : Saya Minta Masyatakat Tidak Mudah Terprovokasi

Kapolres Serang AKBP Mariyono, S.Ik., M.Si (Istimewa)


SERANG (STC) - Polri berharap kasus kematian George Floyd yang berujung kemarahan publik dan kerusuhan di Minneapolis Amerika Serikat (AS) menjadi pembelajaran bagi penegak hukum di Indonesia.

Seperti dikutip dari halaman berita CNN Indonesia, Hari Minggu (31/05/2020) dengan Judul Polri : Kasus George Floyd Jadi Pelajaran Polisi Indonesia.

"Polisi dibangun untuk mewujudkan dan memelihara keteraturan sosial. Kami berharap peristiwa itu menjadi pelajaran bagi polisi Indonesia," kata Dirkamsel Korlantas Brigjen Chryshnanda Dwilaksana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2020).

Chryshnanda mengatakan polisi bekerja pada ranah birokrasi dan masyarakat. Oleh sebab itu dalam menangani kejahatan dan pencegahannya aparat penegak hukum dituntut memberi jaminan serta perlindungan HAM.

"Menangani kejahatan dan pencegahannya dengan cara yang tetap berbasis pada supremasi hukum, memberikan jaminan dan perlindungan HAM, transparansi dan akuntabel," katanya.

Chryshnanda juga menekankan polisi jangan sampai mengedepankan sisi kekerasan dalam setiap penyelesaian konflik dimana pun.

"Keberadaan polisi adalah mampu menjamin keamanan dan rasa aman sehingga warga masyarakat dapat beraktivitas untuk berproduksi. Menyelesaikan konflik secara beradab. Mencegah agar tak terjadi konflik yang lebih luas," ucap Chryshnanda.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Serang AKBP Mariyono, S.I.K., M.Si bahwa, menindak lanjuti kejadian tersebut pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Serang khususnya untuk tidak mudah terprovokasi, cek dahulu kebenaran berita tersebut dari sumber yang valid.

"Saya menghimbau juga kepada Masyarakat Serang khususnya untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita yang beredar di media sosial, cek kebenaran berita tersebut dari sumber yang valid," ucap AKBP Mariyono.

Ditambahkan juga oleh AKBP Mariyono bahwa gelombang unjuk rasa yang terjadi akibat kematian George Floyd terjadi di Minneapolis Amerika Serikat (AS), bukan di Indonesia.

"Iya gelombang unjuk rasa tersebut terjadi di Minneapolis Amerika Serikat (AS), bukan di tanah air kita Indonesia, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan moment tersebut dan membuat berita Hoax di media sosial sehingga menimbulkan kepanikan khususnya di Daerah Hukum Polres Serang," tutup AKBP Mariyono.

#Redaksi

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Jaringan Militan Permas Tentukan Sikap Politik, Dukung Paslon 01 Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

SERANG | Dalam rangka mendukung partisipasi politik di Pilkada Kabupaten Serang 2020, dengan ini kami DPP Pergerakan Relawan Masduki (PERMA...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa