5,6 Milyar Pembangunan PLTS Mangkrak, Warga Pulau Tunda Minta Solusi | serangtimur.co.id

Senin, 22 Juni 2020

5,6 Milyar Pembangunan PLTS Mangkrak, Warga Pulau Tunda Minta Solusi



SERANG (STC) - Pembangunan PLTS 50 kWp di Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang-Banten pada 2018 yang menghabiskan anggaran Rp. 5.630.235.600; kondisinya mangkrak.

Hasil investigasi redaksi serangtimur.co.id, Minggu (21/6/2020), beberapa warga Pulau Tunda menuturkan, pembangunan PLTS hanya mampu beroperasi selama 6 bulan sejak PLTS bertenaga 50 kWp itu usai dibangun.

"PLTS tersebut hanya berfungsi selama 6 bulan, hingga saat ini ya mangkrak, bapak bisa lihat, PLTS ini seperti barang rongsokan," kata warga saat meninjau ke lokasi bersama redaksi, Minggu (21/6/2020).

Menurut warga Pualu Tunda lainnya, matinya PLTS belum diketahui secara pasti. Namun, lanjut warga dari keterangan relawan yang pernah mencoba memperbaiki PLTS tersebut, di informasikan jika kondisi komponen baterai yang mati.


"Pernah ada relawan yang datang ke Pulau Tunda ini untuk melakukan perbaikan secara sukarela. Dan dari keterangan relawan tersebut, matinya PLTS akibat komponen baterai yang tidak berfungsi," ujarnya.

Dari hasil wawancara dengan beberapa warga Pulau Tunda yang lainnya, menyebutkan kondisi PLTS tersebut saat telah di pertanggungjawaban kepada pihak Pemerintah Desa (hibah-red), padahal kondisi PLTS sudah mati dan tidak bisa beroperasi.

"Kami selaku warga sedikit heran, ko barang sudah jadi rongsokan di hibahkan ke Desa. Dari mana Desa mampu membiayai perbaikannya, sedangkan harga komponen baterai nya saja harus menghabiskan anggaran yang cukup besar," keluh warga.

"Ya kalo kami simple ko. Warga Pulau Tunda hanya ingin solusi bagaimana di Pulau Tunda ada penerangan yang memadai, bukannya membebani masyarakat dengan barang yang sudah mati," tegasnya.

Untuk diketahui, dari papan informasi yang terpasang, pembangunan PLTS 50 kWp di Pulau Tunda dibangun sejak tahun 2018 oleh PT. Cahaya Kencana Kupang dengan kontrak : 900/16.007-02/KKPPK/DESDM/2018 sejak 04 Mei 2018 s/d 01 Oktober 2018 (150 hari) dengan nilai anggaran Rp. 5.630.235.600; dan saat ini PLTS tersebut mati terbengkalai.

#Redaksi

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kirimkan Komentar Anda di Kolom ini

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SerangTimur.Co.Id

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Wikipedia

Hasil penelusuran

Featured Post

Temui Pemulung, Seorang Prajurit TNI Hampir Tak Kuasa Menahan Air Mata

SERANG (STC) - Seorang Prajurit TNI dari Kodim 0602/Serang, Serda Andin Rahmat Hidayat hampir tak kuasa menahan air mata, saat bertemu ...

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa