-->

Senin, 15 Juni 2020

Sempat Menolak, Enam Pasien OTG Positif Covid-19 Asal Kecamatan Lebakwangi Berhasil Dijemput Tim Kesehatan



SERANG (STC) - Petugas kesehatan menjemput enam pasien Covid-19 di Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Senin (15/6/2020). Keenam pasien sebelumnya enggan dirawat di rumah sakit karena merasa tidak mempunyai gejala.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan, ke enam pasien itu merupakan pasien dari cluster Lebakwangi-Tirtayasa. Mereka sebelumnya menolak untuk dijemput petugas kesehatan.

Agus mengatakan, pihaknya kemudian melakukan rapat bersama tim gugus tugas di Kecamatan Tirtayasa dan perwakilan keluarga pasien. Akhirnya, pasien bersedia dijemput oleh tenaga medis.

"Mereka awalnya menolak dijemput lantaran merasa tidak mempunyai gejala," kata Agus.

Kata Agus, pihaknya tidak melakukan penjemputan secara paksa. Karena, setelah dilakukan mediasi pihak keluarga bersedia untuk penjemputan enam pasien tersebut.

"Pasien dibawa ke RSUD Banten," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Puskesmas Lebakwangi Fatullah mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mencoba menjemput ke enam pasien tersebut. Namun, ke enamnya bersikukuh tidak mau dirawat.

"Akhirnya kita menyampaikan ke tingkat Kabupaten Serang, alhamdulillah mereka mau dijemput," katanya.

Ia mengatakan, penjemputan tidak dilakukan secara paksa namun dengan cara baik-baik. Mereka dijemput dari kantor Camat Lebakwangi bada magrib.

"Mereka enggak mau dijemput di rumahnya, karena mungkin merasa malu," ujarnya.

Ia menjelaskan, keenam pasien tersebut merupakan kerabat dari pasien pertama asal Lebakwangi. Keenamnya diketahui setelah dilakukan rapid test dan uji swab. Empat hari yang lalu, berdasarkan hasil uji swab mereka dinyatakan positif Covid-19.

"Kondisi mereka tanpa gejala," terangnya.

Sekadar diketahui, kasus pertama di Kecamatan Lebakwangi merupakan warga yang bekerja di Jakarta. Setelah dinyatakan positif Covid-19, warga itu kemudian kabur dan pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Lebakwangi.

Selain menularkan orang terdekat, pasien pertama ini juga menularkan ke tenaga medis dan tenaga kesehatan di Puskesmas Tirtayasa dan RSUD dr Drajat Prawiranegara Serang (RSDP). Penularan terjadi lantaran pasien pertama mengalami kecelakaan di dekat Puskesmas Tirtayasa.

Kemudian, petugas kesehatan di Puskesmas Tirtayasa melakukan pertolongan pertama dan merujuk pasien ke RSDP tanpa mengetahui korban laka itu merupakan pasien Covid-19. Akhirnya, tiga petugas kesehatan di Puskesmas Tirtayasa dan dua tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSDP ikut tertular.

#Red

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Terkait Peta Sebaran Covid-19 dan Daftar OTG, Ini Kata Kadinkes Kabupaten Serang

SERANG | Terkait pemberitaan yang beredar di publik tentang Peta Sebaran Covid-19 zona merah di Kabupaten Serang dan dugaan 4 warga OTG di ...

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa