Program KIP di SDN Sindangsari 2 Diduga Jadi Ajang Pungli

serangtimur.co.id
Rabu, Februari 09, 2022 | 17:59 WIB Last Updated 2022-02-09T11:16:10Z
Dok. SDN Sindangsari 2 (ist)

SERANG | Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah yang berasal dari keluarga miskin, namun sayangnya justru program ini dijadikan keuntungan bagi pihak sekolah.


Seperti di yang terjadi di SDN SINDANGSARI 2 yang beralamat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang-Banten. Pihak sekolah diduga telah memotong bantuan program Indonesia pintar sebesar Rp 50.000 per siswa.


Hal itu dikatakan salah satu wali murid saat ditemui di kediamannya, Rabu (09/02/2022). Ia menyebut, bahwa ada potongan sebesar Rp.50.000.


"Iya bener pak anak saya dapat bantuan sebesar Rp 450.000 akan tetapi ada potongan Rp. 50.000; jadi yang saya terima uangnya itu hanya Rp. 400.000;. Dan untuk apa uang Rp 50.000; itu saya gak tahu pak buat apa? tapi yah sudah lah," jelasnya.


Sementara itu kepala sekolah SDN SINDANGSARI 2 Wiyono S.Pd, saat dikonfirmasi diruang kerjanya berdalih terkait adanya pungutan bantuan program Indonesia pintar sebesar Rp 50.000 tersebut.


"Jadi kalau untuk yang kelas 1 awal itu mendapat, Rp 225.000; dan kalau yang kelas 2 keatas mendapat Rp 450.000; dan itu pun di kasihkan semua kepada wali murid, cuman ada yang ngasih, kita juga gak minta berapa - berapanya," dalihnya.


Saat ditanya terkait pungutan  pembangunan pagar sekolah sebesar Rp 150.000; Wiyono membenarkan adanya hal tersebut.


"Jadi kalau untuk pembangunan pagar sekolah itu memang sejak di tahun 2019 sudah sepakat dengan wali muridnya. Akan tetapi kami pihak sekolah tidak pernah memaksakan kepada wali murid. Itu sih, silahkan bagi yang mau memberikan karenakan dari dinas pendidikan sendiri tidak ada pembangunan buat pagar," ujarnya.


Namun Saat dinyalakan terkait bukti kesepakatan pihak wali murid untuk iuran pembangunan pagar Rp 150.000 kepala sekolah SDN SINDANGSARI 2 Wiyono belum dapat menunjukkan kepada media.


Menanangpi hal tersebut Kabid Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Ma'aruf saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihaknya  akan segera mengkroscek dan memanggil kepala sekolahnya.


"Nanti kang saya cek dulu dan saya akan panggil kepseknya, nuhun kang," singkatnya.


[Redaksi]

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Program KIP di SDN Sindangsari 2 Diduga Jadi Ajang Pungli

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan