SERANG | Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan berbagai capaian kinerja selama Tahun 2025, pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Akhir Tahun 2025.
Kata Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, ada 9 indikator capaian yang disampaikannya pada rapat paripurna.
"Alhamdulillah kami telah menyampaikan LKPJ tahun 2025 melalui rapat paripurna, dan ini merupakan kewajiban amanat konstitusional yang harus dilakukan oleh kepala daerah," kata Ratu Zakiyah kepada wartawan usai rapat paripurna di gedung dewan pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dikatakan Ratu Zakiyah, pada rapat paripurna telah disampaikan 9 indikator capaian kinerja selama tahun 2025. Dari 9 indikator 3 diantaranya diakuinya memang belum sesuai target yang diinginkan.
"Namun kedepan tentu kami akan terus berusaha memaksimalkan potensi yang ada, kemudian mengevaluasi kinerja para perangkat yang ada di Kabupaten Serang untuk terus melakukan kerja yang maksimal sehingga target bisa tercapai," ucapnya.
Adapun 3 target yang belum optimal, sebut Ratu Zakiyah salah satunya adalah berkenaan dengan lingkungan hidup. Karena besok pihaknya baru akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau penandatangan nota kesepakatan dengan aglumerasi untuk membuat Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL dari Pemerintah Pusat.
"Besok kita baru akan melakukan MoU dengan aglumerasi PSEL dari Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kota Serang yang di inisiasi oleh Bapak Gubernur Banten di Gedung Negara," paparnya.
Namun untuk capaian yang lainnya, lebih lanjut Ratu Zakiyah bersyukur jika penyelenggaraan Program Pemerintahan Kabupaten Serang sesuai target.
Oleh karenanya, pihaknya tetap melakukan evaluasi berbagai OPD terkait terutama terkait pengelolaan sampah dan lainnya yang belum sesuai target yang diinginkan.
"Ini kan masih baik, kita maunya lebih baik. Jadi kita harus kerja keras terus untuk melakukan yang terbaik," tandasnya.
Visi “Serang Bahagia” Jadi Sorotan
Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menyoroti salah satu poin utama yang menjadi perhatian DPRD adalah kesesuaian program pembangunan dengan visi-misi kepala daerah, yakni Serang Bahagia.
Legislatif ingin mengetahui ukuran konkret keberhasilan visi tersebut dalam berbagai sektor pembangunan.
Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat menjadi indikator yang akan diuji secara menyeluruh.
“Apa indikator Serang Bahagia itu? Apakah masyarakat merasakan manfaatnya? Ini yang akan kita dalami,” jelas Bahrul.
DPRD Kabupaten Serang akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap seluruh program dan realisasi anggaran tahun 2025.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar