Aliansi Banten Bersatu ajak Mahasiswa dan Pemuda Hadiri Konsolidasi Akbar Soroti Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten

Ansori S
Senin, Agustus 03, 2026 | 07:39 WIB Last Updated 2026-08-03T00:40:05Z
Foto: Istimewa
SERANG |  Menyikapi temuan fantastis dan polemik terkait Anggaran Belanja Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Banten yang mencapai lebih dari Rp 55 Miliar di tengah kondisi APBD yang sedang sulit, Aliansi Banten Bersatu mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, aktivis, organisasi kepemudaan, serta masyarakat sipil untuk menghadiri Konsolidasi Akbar sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan persoalan belanja Tenaga Ahli (TA) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten yang menjadi perhatian publik.


Konsolidasi ini akan menjadi ruang bersama untuk membangun kesadaran, menyatukan sikap, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.


Karena, tampaknya anggaran publik memang punya bakat alami menjadi pusat perhatian ketika nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.


Aliansi Banten Bersatu terdiri dari lima organisasi, yaitu:


1. Pustaka Institut

2. Penggerak Mahasiswa Pelajar Banten (PMPB)

3. SWOT

4. Forum Aktivis Serang Raya (FASR)

5. Creative Democracy Center (CDC)


Aliansi Banten Bersatu mengecam keras kebijakan alokasi anggaran tersebut. Berdasarkan pemberitaan terkini, bahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten terkejut dengan membengkaknya anggaran tenaga ahli yang mencapai angka Rp 55,47 Miliar.


Hal ini dinilai sangat mencederai rasa keadilan masyarakat Banten yang masih bergelut dengan berbagai permasalahan ekonomi.


Perwakilan Aliansi Banten Bersatu, Geri Wijaya, menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dan pemuda dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.


"Di saat rakyat Banten sedang menderita dan APBD sedang seret, sangat tidak masuk akal Pemprov justru berpestapora dengan menganggarkan dana Rp 55 Miliar lebih hanya untuk tenaga ahli. Kami menuntut transparansi dan mendesak agar uang rakyat 55M tersebut dikembalikan pada pos-pos yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas," tegas Geri Wijaya.


Sebagai tindak lanjut, Aliansi Banten Bersatu mengundang seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan masyarakat umum untuk hadir dalam KONSOLIDASI AKBAR yang akan dilaksanakan pada:


Hari/Tanggal: Senin, 03 Agustus 2026

Waktu: 15.30 WIB s/d Selesai

Tempat: Taman KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten)


Konsolidasi ini bertujuan untuk menyatukan visi, merumuskan tuntutan secara komprehensif, dan mempersiapkan langkah-langkah eskalasi gerakan selanjutnya.


Aliansi Banten Bersatu mengundang seluruh mahasiswa, pemuda, organisasi masyarakat, akademisi, dan masyarakat umum untuk hadir dan berpartisipasi dalam konsolidasi sebagai wujud kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Aliansi Banten Bersatu ajak Mahasiswa dan Pemuda Hadiri Konsolidasi Akbar Soroti Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten

Tidak ada komentar:

Trending Now

Iklan