-->

Minggu, 19 Januari 2020

Terkait Relokasi Gedung Sekolah Terdampak Pembangunan Tol Serpang, Begini Kata PPK

PPK Tol Serang-Panimbang Temmy Saputra


SERANG (STC) - Terkait relokasi sekolah yang terdampak Tol Serang-Panimbang memang banyak masalah, namun setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, hal tersebut di katakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek jalanTol Serang-Panimbang Temmy Saputra dikantornya, Jum'at (17/01/2020).

"Pengadaan tanah dikita itu dari empat SD yang terkena salah satunya itu SD Negeri Cilayangguha pada awalnya memang tidak keseluruhan, hanya sekitar 90 meter persegi, dari total luas keseluruhan sekitar 3100 mter persegi di penlok pertama. Dan Itu sebenarnya bisa kita hindari, karna banyak sisanya. Hanya saja dari pihak Pemkab Serang bersikeras itu minta di relokasi," katanya.

Namun, terang Temmy, walaupun demikian, ada kebijakan kebijakan untuk pelunasan atau pembayaran penuh untuk tanah sisa tersebut, jika, ada alasan tertentu yang terkena dampak pembangunan jalan tol. Salah satunya jika pungsi bangunan itu tidak berfunggsi sebagaimana setandar layak bangunan pendidikan, misalnya kena 4 kelas dari enam kelas, pungsi dari keamanan, pungsi akses, dan  pungsi kanyamanan yang sipatnya mengganggu proses belajar dan mengajar itu.

"Karna ini demi kepentingan umum, ya kita selesaikan semua, solusinya jalan keluarnya, cuman, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Insya Allah nanti minggu depan pa kakan selaku ketua P2T mengeluarkan surat rekomendasi bahwa keempat tanah sisa  ke empat tanah SD yang terkena dampak jalan tol tersebut bisa di bebaskan, jadi ga bisa secepat itu, dan di tanah pengganti juga sama, ada prosesnya seperti itu ada tim penilai juga," terangnya.

Jadi, jelas Temmy, untuk targer belum, tapi pihaknya ingin secepatnya, namun, karna masih banyak proses yang harus dilakukan.

"Jadi ini tidak bisa secepat yang dibayangkan, banyak proses yang harus dilakukan, jadi kalau untuk relokasi, nanti setelah bangunan baru telah jadi.  dan bangunan lamanya juga nanti tidak akan dibongkar oleh kita dulu sebelum relokasi," jelasnya.

Temmy juga menerangkan, dalam hal relokasi! untuk lakhan penganti ditentukan oleh Pemkab Serang melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Serang, karna untuk menghindari perdebatan dan lantaran pemkab serang yang membutuhkan bangunannya.

"Nantinya setelah bangunan baru  terselesaikan, baru akan di serahkan ke pemkab serang atau di alih statuskan, tanah pemkab lama akan mrnjadi tanah kementrian keuangan, sedangkan tanah baru dan bangunannya akan menjadi punya Pemkab Serang," tandasnya.

#Ady/Redaksi

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Kehilangan Surat Akta Jual Beli

Kehilangan Surat Akta Jual Beli
Telah Hilang Surat Berharga Berbentuk Akta Jual Beli (AJB) No. 436/29/crg/1997 A/n: Ny Janah Binti Jamari Pada Hari Rabu tanggal 16 September 2020

Media Partner

Wikipedia

Hasil penelusuran

SerangTimur.Co.Id

Featured Post

Diapresiasi Pelaku UMKM, Ratu Tatu Dihadiahi Kue Gulacir

SERANG | Calon Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah terus mendapatkan apresiasi dari masyarakat di sela-sela kampanye pilkada Kabupaten Serang....

Berlangganan Artikel

Berita Terkini

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Back to Top
Inspirasi Anak Bangsa